Berita NTT Hari Ini
Sejumlah Wilayah NTT Berpotensi Angin Kencang
masyarakat NTT perlu mewaspadai pula meluasnya kebakaran hutan dikarenakan adanya angin kencang beberapa waktu ke depan
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG memprediksi wilayah NTT tak alami hujan baik yang berpotensi ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat.
Sedangkan Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi, dalam keterangannya, menyampaikan hal tersebut.
Dalam keterangannya disebut BMKG memprediksi wilayah NTT bebas hujan dari tanggal 4 hingga 6 Juli mendatang tetapi akan mengalami angin kencang hingga 6 Juli.
Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi Samudra Hindia Selatan Sumba dan Sabu
Ia menyebut wilayah NTT berada pada musim kemarau yang disertai dengan fenomena La Nina atau kondisi kemarau basah.
"Madden-Julian Oscillation atau MJO berada di kuadran 4 sehingga berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah NTT," jelasnya, Senin 4 Juli 2022.
Menurut dia, masyarakat NTT perlu mewaspadai pula meluasnya kebakaran hutan dikarenakan adanya angin kencang beberapa waktu ke depan.
Wilayah yang berpotensi angin kencang adalah Pulau Timor, Sabu, Rote, Sumba dan Flores pada tanggal 4 Juli ini. Lalu pada tanggal 5 Juli di Pulau Timor, Sabu, Rote, Sumba dan Manggarai Barat.
Kemudian di tanggal 6 Juli di Pulau Timor, Sabu, Rote, Sumba dan Manggarai Barat.
Baca juga: Ramalan BMKG, Lima Wilayah di NTT Terjadi Gelombang Tinggi Hingga 27 Juni
"Waspadai potensi angin kencang yang sifatnya kering di musim kemarau yang berpotensi menyebabkan meluasnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah NTT," jelasnya. (*)