Berita Lembata Hari Ini
KPU Lembata dan Pemda Bahas Dana Hibah Pemilu 2024
Pemda Lembata menurutnya masih bisa berkoordinasi dengan Pemprov NTT mengenai pembiayaan item-item tersebut dalam pemilihan nanti.
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Edi Hayong
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo
POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Pihak KPU Lembata terus melakukan persiapan menjelang Pemilu tahun 2024 mendatang.
Salah satunya adalah membahas dana hibah pemilihan bersama Pemda Lembata. Pembahasan ini kembali dilakukan pada Jumat, 1 Juli 2022 di Ruang Rapat Kantor Bupati Lembata.
Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Asisten 1 Setda Lembata Irenius Suciadi, Sekretaris KPU Lembata Jermia Ellia David Luase memaparkan seluruh rangkaian tahapan yang akan dilalui hingga pemilihan pada tahun 2024 nanti.
Dari hasil pemaparan KPU Lembata juga soal data ketersediaan layanan internet di seluruh desa di Lembata.
Berdasarkan data dari Kominfo dan Telkomsel, tercatat ada lima desa di Lembata yang jaringan internetnya kosong sama sekali (blank spot) yakni desa Lamagute, Waimatan, Balurebong, Lamalela, dan desa Seranggorang.
Oleh sebab itu, KPU Lembata berkoordinasi dengan pemerintah supaya masalah ketersediaan jaringan internet bisa diselesaikan.
Baca juga: Ketua KPU Lembata: Besok Mau Pemilu Pun Kami Siap!
Dia juga memaparkan rancangan dana hibah Pemilihan 2024, termasuk perbandingannya dengan pemilu tahun sebelumnya.
Jermia merincikan, dana hibah yang diajukan senilai Rp 35 miliar lebih itu dimanfaatkan untuk dua bagian yakni tahapan dan non tahapan untuk Pemilu 2024.
Biaya non tahapan digunakan untuk Alat Pelindung Diri (APD), operasional sekretariat, sewa dan operasional kendaraan, serta belanja lainnya.
Sedangkan, biaya tahapan dipakai untuk pemutakhiran data pemilih, pencalonan, kampanye, sosialisasi, logistik, honorarium.
Dia menyebutkan, akan ada sharing anggaran juga dengan Pemprov NTT yang nilainya bisa mencapai Rp 5 miliar lebih.
Jermia menjelaskan setidaknya ada 8 item yang akan dibiayai oleh Pemprov NTT yakni honor ad hoc, bimtek, formulir perhitungan suara, perlengkapan TPS, logistik, operasional sekretariat, biaya komunikasi badan ad hoc, dan honor operator.
Baca juga: Pengelolaan Keuangan Terbaik, KPU Lembata Tekad Pertahankan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran
Pemda Lembata menurutnya masih bisa berkoordinasi dengan Pemprov NTT mengenai pembiayaan item-item tersebut dalam pemilihan nanti.
Menurut Ketua KPU Lembata Elias Kaluli Making bahwa koordinasi dan pembahasan dana hibah bersama Pemda Lembata masih terus dilakukan di waktu mendatang. (*)