Berita Kota Kupang Hari Ini
TMP Dharma Loka Kota Kupang, Tempat Peristirahatan Terakhir Pahlawan
saksi bisu sejarah Bangsa Indonesia, karena bentuk dan model dari semua makam tersebut sesuai standar yang ditetapkan oleh pemerintah
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Makam berukuran 2x1 meter dengan keramik berwarna putih dan berjajar rapi dan nisan berbentuk prasasti dan salib di atasnya.
Dari semua makam tersebut, beberapa diantaranya tidak memiliki nama, dan kondisinya kurang terawat, sedangkan sebagian besar lainnya memiliki nama.
Terdapat sebuah Monumen berwarna Hitam, Merah serta Lambang Garuda di tengah komplek pemakaman tersebut.
Baca juga: Marak Dugaan Pencurian Terumbu Karang di Taman Nasional Komodo Manggarai Barat
Sepi, sunyi, dan terkesan memiliki suasana berbeda meski terletak di ruas Jalan Timor Raya yang ramai akan aktivitas kendaraan maupun berbatasan dengan pemukiman padat penduduk.
Makam berukuran seragam terletak dalam Komplek Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Loka yang terletak di Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.
Secara sekilas, tidak ada yang spesial dari TMP Dharma Loka yang menjadi saksi bisu sejarah Bangsa Indonesia, karena bentuk dan model dari semua makam tersebut sesuai standar yang ditetapkan oleh pemerintah.
Komplek TMP Dharma Loka bukanlah tempat pemakaman umum dan yang dapat menempatinya hanya orang-orang pilihan dengan kriteria yang memiliki kontribusi/jasa dalam membela kehormatan negara.
Kalangan terbatas yang dapat menempati slot pada TMP Dharma Loka sesuai ketentuan Pemerintah antara lain pejuang kemerdekaan republik Indonesia dari prajurit TNI, Polri, serta pejabat pemerintah yang telah berjasa terhadap pembangunan daerah.
Baca juga: Kapal Pinisi di Kawasan Taman Nasional Komodo Mabar Terbakar
Kepada POS-KUPANG.COM, Juru Kunci TMP Dharma Loka, Erwin Tiran menjelaskan TMP Dharma Loka berada dalam pengelolaan Dinas Sosial Provinsi NTT yang diperuntukkan bagi pahlawan asal daerah NTT.
"Banyak pahlawan dari kalangan TNI, Polri, serta pejabat pemerintah yang menempati TMP Dharma Loka tentunya setelah mendapat penghargaan dari Presiden, akan tetapi banyak pahlawan yang tidak dimakamkan dalam TMP Dharma Loka sesuai permintaan keluarganya," ujar Erwin.
Terkait kriteria menempatkan jenazah keluarga di TMP Dharma Loka maka harus mengikuti ketentuan pemerintah berupa ukuran makam, model keramik, dan warna harus seragam, tidak ada pengecualian bagi keluarga yang mempunyai banyak materi.
"Ketentuan bagi makam di TMP harus seragam bentuk dan ukurannya, sehingga tidak membedakan antara keluarga kaya atau miskin, dan negara memperlakukan sama derajatnya, sedangkan banyak keluarga yang memilih untuk memakamkan jenazah pahlawan di luar TMP, dan kami tetap menghargainya dan memastikan pemakamannya sesuai ketentuan prosedur pemakaman bagi seorang pahlawan," tambah Erwin.
Terkait waktu kunjungan bagi anggota keluarga pahlawan, pihak pemerintah membuka kunjungan yang dimulai pukul 08.00 wita hingga 16.00 wita.
Baca juga: Ini Perkembangan Penyidikan Kasus Pemboman Ikan di Area Taman Nasional Komodo Manggarai Barat
"Kami memberikan kesempatan bagi keluarga untuk berziarah di TMP Dharma Loka, dan terlebih dahulu menghubungi kami, atau membuka kunjungan bagi instansi TNI-Polri, dan Pemerintah yang melakukan ziarah," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/salah-satu-kubur-pahlawan-kombes-polyudi-ab-sinlaeloe-sik.jpg)