Berita Rote Ndao
KSP Kopdit Sehati Ba'a Adakan Pendidikan Dasar Bagi Anggota
Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Sehati Ba'a mengadakan Pendidikan Dasar bagi anggota selama dua hari, mulai daru tanggal 27 Juni 2022 sampai 28
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, ROTE NDAO - Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Sehati Ba'a mengadakan Pendidikan Dasar bagi anggota selama dua hari, mulai daru tanggal 27 Juni 2022 sampai 28 Juni 2022.
Saat dijumpai POS-KUPANG.COM, Selasa, 28 Juni 2022, Manager KSP Kopdit Sehati Baa, Martinus B. Ikun, A.Md.Kop mengatakan pendidikan dasar dilaksanakan sebab anggota bertumbuh karena pendidikan.
"Kita lihat tema pendidikan dasar, anggota bertumbuh karena pendidikan. Jadi anggota koperasi itu dimulai dari pendidikan, bertumbuh karena pendidikan, berkembang karena pendidikan, dan tergantung pada pendidikan," ungkap Manager Martinus.
Perlu adanya pendidikan, disebutkannya, berangkat dari aturan nasional, seorang anggota kopdit harus mengikuti 3 kali pendidikan.
"Pertama, motivasi dasar. Materinya meliputi produk-produk simpanan, hak dan kewajiban koperasi," jelas Manager Martinus.
Tambahnya, setelah mengikuti motivasi dasar, anggota harus mengikuti lagi pendidikan dasar dan materinya berubah.
"Seperti jati diri koperasi, struktur organisasi koperasi, membangun komunikasi secara efektif dengan anggota, analisa keuangan dan analisa sosial," terangnya.
Baca juga: Kenakan Motif Tenun Ikat, TK Pniel Manulai II Lepas 38 Anak
Menurut Manager Martinus, usai mengikuti pendidikan dasar, anggota harus mengikuti pendidikan level atas yakni pendidikan pembukuan atau akuntansi.
"Pendidikan ini, wewenangnya ada di kantor pusat, di Rote, kantor pusatnya di Ba'a dan di wilayah daratan timor, kantor pusatnya ada di Kupang," katanya.
Sebelum orang dari kantor pusat datang, lanjut Manager Martinus, pihaknya harus membuat pendidikan akuntansi secara sederhana terlebih dahulu berdasarkan administrasi yang disiapkan untuk memberikan pemahaman kepada anggota, sehingga masuk dalam level pendidikan akuntansi, anggota sudah memahaminya.
Maka perlunya ada pendidikan, bagi Manager Martinus, agar anggota tidak berasumsi bahwa mereka tidak tahu apa-apa karena tidak mendapatkan pendidikan.
"Anggota harus pintar, anggota harus mengetahui pendidikan yang ada di Koperasi layaknya pengurus di Koperasi," pungkasnya.
Dirinya juga merincikan, untuk motivasi dasar dilakukan setahun 2 kali, pendidikan dasar, satu tahun 1 kali, pendidikan akuntansi 1 tahun juga 1 kali.
Baca juga: Bank NTT Raih Penghargaan Digital Banking Terbaik 2022 Kategori Kolaborasi
"Tahun ini pendidikan dasar kami dilakukan di 4 titik. Sejak adanya pandemi covid-19, ketiga pendidikan ini tidak berjalan, maka tahun ini dibuat pendidikan dasar, sehingga anggota tidak yang jauh tidak lagi datang di kantor pusat dan mendapatkan pemahaman tentang pendidikan di Koperasi," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Manager-KSP-Kopdit-Sehati-Baa-Martinus-B-Ikun.jpg)