Rabu, 8 April 2026

Perang Rusia Ukraina

Tergiur Diskon Besar, China Pasok Minyak Besar-besaran dari Rusia, Geser Arab Saudi 

Tergiur Diskon Besar, China Pasok Minyak Besar-besaran dari Rusia, Geser Arab Saudi 

Editor: Adiana Ahmad
Alexei Druzhinin / Sputnik / AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Presiden China Xi Jinping (kanan) - Tergiur Diskon Besar, China Pasok Minyak Besar-besaran dari Rusia, Geser Arab Saudi  

Tergiur Diskon Besar, China Pasok Minyak Besar-besaran dari Rusia, Geser Arab Saudi 

POS-KUPANG.COM - Sanksi Negara-Negara Barat terhadap Rusia berdampak kepada ekonomi dunia. 

Sejumlah negara berteriak karena terancam krisis minyak dan gas. Hal itu lantaran Rusia memotong pasokan minyak ke negara-negara Eropa.

Di sisi lain Rusia juga kewalahan karena sejumlah Negara Barat menghentikan pasokan minyak dan gas dari Rusia. 

Di tengah konflik tersebut China diuntungkan. 

Bagaimana tidak, China yang selama ini dikenal sebagai mitra dekat Rusia mendapat pasokan minyak besar-besaran dari Rusia. 

Baca juga: Para Pemimpin Uni Eropa Menyetujui Larangan Minyak Rusia Setelah Berkompromi dengan Hongaria

Bahkan pasokan minyak terbesar China bukan lagi Arab Saudi tetapi Rusia.

China melakukan impor minyak besar-besaran dari Rusia karena tergiur diskon besar. 

Bahkan Rusia dilaporkan memberikan diskon harga minyak untuk China hingga 30 Persen   

Impor minyak mentah China dari Rusia pada bulan Mei melonjak 55 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Rusia kini menggusur Arab Saudi sebagai pemasok utama, The Guardian melaporkan.

Baca juga: Sanksi Baru untuk Rusia, Uni Eropa Usulkan Larang Impor Minyak Rusia Secara Bertahap

Impor minyak Rusia, termasuk pasokan yang dipompa melalui pipa Siberia Pasifik timur dan pengiriman melalui laut, berjumlah hampir 8,42 juta ton, menurut data pada hari Senin (20/6/2022) dari administrasi umum bea cukai China.

Pengiriman tersebut setara dengan hampir 2 juta barel per hari (bph) dan naik seperempat dari 1,59 juta barel per hari pada bulan April.

China adalah importir minyak mentah terbesar dunia.

Perusahaan-perusahaan China, termasuk raksasa penyulingan negara Sinopec dan Zhenhua Oil yang dikelola negara, telah meningkatkan pembelian minyak Rusia.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved