Berita Kota Kupang Hari Ini

BPOM di Kupang Inovasi Pendampingan UMKM 7 in 1

misalnya modalnya, pemasarannya, dan sebagainya. Yang terakhir juga sekarang kita sudah masuk ke zaman digitalisasi

Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/MICHAELLA UZURASI
Kepala Balai POM di Kupang, Tamran Ismail dalam Podcast Pos Kupang, Kamis, 16 Juni 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Kupang melakukan gebrakan baru dalam program Pendampingan UMKM 7 in 1 di tahun 2022. 

Pendampingan sudah dilakukan sejak setahun lalu dengan 6 poin pendampingan (6 in 1) namun karena mengalami perkembangan, di tahun ini ditambah 1 poin sehingga menjadi 7 in 1. 

Berikut cuplikan wawancara eksklusif Pos Kupang bersama Kepala BPOm di Kupang, Tamran Ismail, S.Si, MP., Kamis, 16 Juni 2022. 

E : Bisa dijelaskanapa itu Pendampingan UMKM 7 in 1?

T : Kenapa kita bisa menciptakan inovasi UMKM 7 in 1? Latar belakangnya yang pertama, kami kan selama ini lebih banyak melakukan pengawasan kemudian juga ada melakukan sertifikasi.

Artinya pengawasan itu kita setiap bulan setiap tahun melakukan pemeriksaan kepada baik sarana produksi maupun sarana distribusi ya toko, retail, tapi yang industri, produksi juga kita lakukan pengawasan.

Nah disitu kita mendapatkan bahwa masih banyak produk lokal kita yang beredar tetapi belum memiliki izin edar.

Kemudian yang kedua, ada sarana yang sudah memiliki nokor izin edar, paling banyak di NTT adalah industri rumah tangga pangan jadi nanti nomor izin edarnya adalah P-IRT, Pangan Industri Rumah Tangga yang dikeluarkan oleh sebelumnya Dinas Kesehatan, sekarang oleh PTSP, Perizinan Terpadu Satu Pintu yang sudah dikeluarkan atas rekomendasi dari Dinas Kesehatan. Kami melakukan pengawasan untuk sarana yang telah mendapatkan nomor izin edar.

Nah hasil pengawasan kami, UMKM kita itu masih bervariasi. Artinya pemenuhan terhadap standar yang ditetapkan oleh pemerintah itu masih jauh walaupun produknya aman secara mutu, keamanan itu dia aman tetapi kalau kita lihat di sarana produksinya itu sedikit terkendala.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved