Berita Pendidikan
Gaji Segera Dibayarkan, Guru SLB di NTT Harap Keterlambatan Berbulan Tak Terulang
Gaji lima bulan untuk guru tenaga kontrak (GTK) pada sekolah luar biasa (SLB) di NTT akan segera dibayarkan. Pembayaran dil
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Gaji lima bulan untuk guru tenaga kontrak (GTK) pada sekolah luar biasa (SLB) di NTT akan segera dibayarkan. Pembayaran dilakukan dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT bagi 238 guru SLB tenaga kontrak yang ada di NTT. Dinas menyebut akan membayar gaji untuk lima bulan, dari seharusnya enam bulan.
"Semoga kedepannya pegawai di dinas pendidikan jangan lalai lagi dalam menjalankan tugas sehingga gaji berjalan lancar, dan terima kasih kepada pihak yang telah membantu menyuarakan keluhan guru-guru SLB yang menderita selama enam bulan karna belum terima hak," kata seorang guru SLB meminta namanya tidak disebutkan, Selasa 7 Juni 2022.
Dia tidak menerangkan lebih jauh mengenai hal ini. Ia hanya menaruh harap agar gaji yang ada bisa diberikan sesegera mungkin. Sebab, selain untuk kebutuhan sehari-hari, ada juga kebutuhan lain yang perlu diperhatikan dengan harapan adanya gaji itu.
Guru lain juga menyampaikan hal serupa. Janji yang disampaikan oleh dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, diharapkan untuk ditepati. Karena, kewajiban sebagai seorang guru telah diberikan. Gaji itu di sebut akan digunakan untuk melunasi hutang dan membantu perekonomian keluarga.
"Semoga janji sekaligus harapan PLT Kadis P dn K NTT untuk membayar gaji guru-guru SLB dapat terlaksana. Kewajiban sudah dilaksanakan hak harus diperoleh," katanya.
"Mudah-mudahan dalam pekan ini hak guru-guru SLB dibayarkn dan pelajaran buat kedepannya semoga pegawai dinas pendidikan terutama yang mengurus kami jangan lalai lagi dalam menjalankan tugas sehingga mengorbankan kami lagi," tambahnya.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Hendriana Laiskodat menyampaikan gaji bagi 238 guru tenaga kontrak sekolah luar biasa (SLB) akan dibayarkan pekan ini.
"Kita sudah proses dari minggu lalu, semoga ini hari atau besok," katanya, Senin 6 Juni 2022.
Dia mengaku, pihaknya sudah memproses sejak anggaran itu sejak sepakan lalu. Ia menyebut, pembayaran ini untuk lima bulan pertama atau Januari hingga Mei. Dia sudah menandatangani untuk lima bulan pembayaran.
Untuk itu, dia meminta para guru agar bisa bersabar dan satu atau dua hari kedepan, gaji itu akan ditransfer ke masing-masing rekening para guru. Ia menyebut, pembayaran itu tersendat masalah DPA.
Sebelumnya, Hendriana Laiskodat mengaku dalam waktu dekat pembayaran honorarium bagi GTK di SLB akan segera dibayarkan. Menurut dia, dinas telah melakukan perbaikan pada sistem dan akan segera direalisasikan pembayaran. Dalam penganggaran, memang pembayaran itu mesti tercatat dalam DPA, baru bisa dibayarkan.
"Semoga satu dua Minggu Kedepan sudah bisa ada titik terang," sebut dia, Kamis 2 Juni 2022.
Ia menerangkan, saat ini sedang dalam proses. Total guru kontrak pada SLB sebanyak 238 orang. Hendirana mengaku, kendala yang sehingga terjadi keterlambatan ini ada pada penganggaran. Ia mengakui ada kelalaian yang mengakibatkan keterlambatan ini.
"Karena ini manusia sehingga pasti ada kekeliruan dalam melakukan perencanaan," sebut dia lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/phendriana-laiskodat-plt-kepala-dinas-pendidikan-dan-kebudayaa.jpg)