Berita Belu Hari Ini

Dinas Koperasi dan UKM Belu Motivasi Pembentukan Koperasi Sekolah

Makanya saya sudah bawa absensi untuk diisi dan itu adalah salah satu persyaratan

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Belu, mengadakan sosialisasi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Katolik Santo Yosef Nenuk, Jumat 3 Juni 2022. 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA - Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Belu, mengadakan sosialisasi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Katolik Santo Yosef Nenuk.

Tujuan sosialisasi ini untuk memberikan stimulus kepada para guru untuk mendirikan koperasi sekolah di SMK Katolik St.Yosef Nenuk.

Hal ini disampaikan Plt. Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Belu, Anselmus Lopes saat sosialisasi bersama para guru di ruang guru SMK Katolik St.Yosef Nenuk, Jumat 3 Juni 2022.

Katanya, sesuai Peraturan Kementerian Koperasi (Permenkop), Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Belu akan memfasilitasi pembentukan koperasi sekolah melalui online data sistem (ODS) dan online single submission (OSS).

Baca juga: Bupati Belu Audiens Dengan Komite Nasional Paralympic

ODS dan OSS ini merupakan izin berusaha yang terintegrasi secara elektronik di bawah Kementerian Kemaritiman dan Investasi. Persyaratannya tidaklah susah. Salah satunya adalah absensi sosialisasi.

"Makanya saya sudah bawa absensi untuk diisi dan itu adalah salah satu persyaratan", katanya.

"Setelah semuanya lengkap maka persyaratannya dibawa ke Dinas Perizinan Terpadu Kabupaten Belu untuk difasilitasi lebih lanjut sesuai rekomendasi dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Belu," tambah dia.

Sebagai Plt Kadis Koperasi dan UKM, Ansel mengajak para guru SMK St. Yosep Nenuk agar berpikir untuk membentuk Koperasi sekolah. Apalagi SMK St Yosep Nenuk merupakan sekolah yang besar. 

Baca juga: KPU Kota Kupang Jemput Bola Data Pemilih Milenial di SMA/SMK.

"Sekolah begini besar jika tidak ada koperasi, maka kasian dan nanti yang untung adalah koperasi-koperasi lain di luar sana. Karena itu saya ajak bapak dan ibu guru SMK Katolik St.Yosef Nenuk untuk mulai berpikir untuk membentuk dan mendirikan koperasi sekolah," pintanya.

Sementara itu Pater Kepsek SMK Katolik St.Yosef Nenuk, Petrus Dile Bataona, SVD berterimakasih kepada Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Belu yang mengadakan sosialisasi kepada para guru SMK Katolik St.Yosef Nenuk.

"Jujur saja hasrat ini terlahir waktu saya ikuti kegiatan di Labuan Bajo dengan Dinas Pendidikan Provinsi dan bicara banyak segala macam program baik itu kurikuler maupun non kurikuler," tutur Pater Piet.

Dikatakannya, koperasi sekolah adalah jalan yang bagus bagi sekolah untuk bisa mengatasi beberapa kendala seperti tender dengan pihak ketiga. 

Baca juga: Atraksi Budaya Bahoruk atau Pukul Kaki Masuk 10 Besar Nominasi API 2022

"Selama ini pihak ketiga yang mengambil semua padahal kalau ada koperasi maka kita tidak ada kesulitan untuk tender pada pihak ketiga karena pada dasarnya sekolah sudah miliki koperasi dan koperasi sekolah adalah jalan yang bagus", ungkapnya. 

Pater Piet mengemukakan, dulu SMK Katolik St.Yosef Nenuk memiliki koperasi tapi sudah tidak aktif lagi. Dengan adanya sosialisasi ini, menjadi motivasi baru bagi sekolah untuk mengaktifkan kembali koperasi sekolah. (*)

Berita Belu Hari Ini

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved