Piala Dunia 2022

Laga Finalissima di Stadion Wembley London, Roberto Mancini Mengakui Timnas Argentina Lebih Bagus

Laga Finalissima di Stadion Wembley London, Roberto Mancini Mengakui Timnas Argentina Lebih Bagus

Editor: Kanis Jehola
Kompas.com/Michael Regan
Timnas Italia di bawah asuhan pelatih Roberto Mancini mengangkat trofi Euro 2020 di podium usai mengandaskan perlawanan Inggris di Stadion Wembley pada babak final, Minggu (11/7/2021). 

POS-KUPANG.COM - Pelatih timnas Italia, Roberto Mancini, menerima kekalahan timnya. Dia mengakui timnas Argentina tampil lebih bagus dalam laga Finalissima di Stadion Wembley, London, Inggris.

Timnas Italia, yang merupakan kampiun Euro 2020, harus mengakui keunggulan Argentina yang berstatus juara Copa America 2021.

Pasukan Roberto Mancini kalah telak 0-3 3 dari Lionel Messi dkk, Rabu (1/6/2022) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Gawang Italia dibobol tiga kali oleh Argentina melalui aksi Lautaro Martinez pada menit ke-28, Angel Di Maria (45+1') dan Paulo Dybala (90+4'). Roberto Mancini mengakui timnas Argentina bermain sangat bagus. Mereka menguasai permainan sehingga bisa memaksimalkan peluang-peluang yang didapat.

"Babak pertama kami membuat dua kesalahan pada dua gol, tetapi permainan seimbang," kata Mancini, dikutip BolaSport.com dari Football Italia.

"Pada saat itu, mereka lebih bagus dalam menjaga bola dan menggerakkannya dengan bagus. Mereka lebih bagus."

"Kami seharusnya mencoba mencetak gol dan kembali membuka permainan, tetapi di babak kedua kami melakukan terlalu sedikit usaha untuk membalikkan keadaan."

Baca juga: Tiga Pemain Man United Tinggalkan Old Trafford Secara Gratis, Giliran Terakhir Juan Mata

"Kami memiliki peluang di babak pertama dan seharusnya lebih sering memanfaatkannya."

Menurut statistik UEFA, Italia pun kalah dalam hal penguasaan bola. Argentina lebih unggul dengan 53 persen penguasaan bola, sedangkan Italia hanya 47 persen.

Adapun dari segi peluang, Argentina unggul dengan 17 percobaan dan 10 mengarah tepat sasaran.

Sementara itu, Gli Azzurri hanya menciptakan tujuh peluang dengan empat di antaranya tepat ke arah gawang.

Meskipun timnya kalah telak, Mancini mengucapkan terima kasih kepada para pemainnya.

Juru taktik berusia 57 tahun ini pun menegaskan bahwa dirinya akan melakukan perombakan di skuad Italia.

"Kami harus memainkan pertandingan ini karena kami memenangi Euro 2020 dan mencapai itu ketika tidak terkalahkan selama tiga setengah tahun," tutur Mancini.

"Oleh karena itu, medali perak ini merupakan momen yang kuat dalam karier kami."

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved