Berita Kota Kupang Hari Ini

KPU Kota Kupang Tetapkan DPB Mei 2022 Sebanyak 254.777 Orang

identifikasi terhadap status penduduk tersebut kemudian diserahkan kembali ke KPU Kota Kupang guna pengelolaan DPB lebih lanjut.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
Dokumentasi Humas KPU Kota Kupang
Rapat pleno KPU Kota Kupang mengenai rekapitulasi data pemilih berkelanjutan, Senin 30 Mei 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang menetapkan rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) periode Mei 2022 sebanyak 254.777 orang atau pemilih. Penetapan ini melalui forum pleno rutin KPU Kota Kupang.

Rapat pleno rutin ini berlangsung di ruang rapat KPU Kota Kupang, Senin 30 Mei 2022.

Rapat ini dipimpin Ketua KPU Kota Kupang Deky Ballo dihadiri unsur pimpinan yang terdiri dari Komisioner, Sekretaris beserta jajaran Pejabat Struktural Sekretariat KPU Kota Kupang.

Dalam rapat tersebut terungkap bahwa rekapitulasi DPB periode Mei 2022 dengan jumlah pemilih sebanyak 254.777 pemilih, yang terdiri dari laki-laki berjumlah 125.580 pemilih dan perempuan 129.197 pemilih. 

Baca juga: Ustad Sanu Bajuri: Perbedaan Keyakinan Buat Umat Beragama Saling Membutuhkan

Menurut Deky, rekapitulasi DPB tersebut, merupakan hasil pemutahiran data penduduk yang diperoleh melalui konsolidasi data penduduk yang terdata dalam DP4.

"Namun, belum dimutahirkan dan data hasil koordinasi terhadap Pemerintah Kelurahan yang tersebar di beberapa Kecamatan se-Kota Kupang," kata Deky dalam rilis yang diperoleh dari Humas KPU Kota Kupang.

Dikatakan, konsolidasi data penduduk, dimaksud agar Pemerintah Kelurahan melalui perangkat RW dan RT melakukan pencermatan dan identifikasi terhadap status penduduk tersebut kemudian diserahkan kembali ke KPU Kota Kupang guna pengelolaan DPB lebih lanjut.

Baca juga: PT Pegadaian Galeri24 dan PT Pegadaian Area Ende Meriahkan Expo Pameran Kebangsaan 2022

Dirincikan, dari 254.777 pemilih tersebut, 634 pemilih berkategori pemilih baru, 366 pemilih dilakukan pencoretan dari DPT Pemilu 2019 karena dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

Untuk diketahui, rakor DPB periode Mei 2022 ini berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 6 Tahun 2021 tentang Pemutahiran Data Pemilih Berkelanjutan. Kegiatan rapat Rekapitulasi DPB tersebut diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara rekapitulasi DPB.(*)

Berita Kota Kupang Hari Ini

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved