Sabtu, 11 April 2026

KKB Papua

KKB Papua Ngadu ke Amerika dan Belanda, Minta Merdeka Dari Indonesia?

KKB Papua Ngadu ke Amerika dan Belanda, Minta Diberi Kemerdekaan: Kalau Tidak Perang Sampai Kiamat!

Editor: Eflin Rote
Tribunnews.com
KKB Papua saat hendak beraksi. Hingga kini kelompok kriminal bersenjata ini tak henti-hentinya melakukan tindakan kriminal yang meresahkan masyarakat. 

POS-KUPANG.COM - Kelompok separatis di Papua terus menuntut pemerintah Indonesia untuk melepaskan Bumi Cendrawasih.

Mereka bahkan mengancam akan terus menebar teror di Papua jika permintaan itu tak didengarkan.

Desakan KKB Papua itu disebarkan dalam bentuk video yang kini viral di media sosial.

Baca juga: Strategi TNI Polri Bikin Penyelundupan Senjata KKB Papua Ngalum Kupel Apes, Ternyata Ini Penyebabnya

Salah satunya diunggah akun YouTube Mako Wenda Mayo TV, Jumat (27/5/2022).

Dalam video tersebut, nampak seorang anggota KKB Papua berbicara di depan kamera.

Ia mengirim pesan kepada pemerintah Indonesia untuk membuka perundingan.

Baca juga: Viral Video Anggota KKB Papua Nekat Serang Anggota TNI Polri yang Sedang Patroli

Bahkan, sosok pria itu mengadu kepada Amerika Serikat, Belanda, dan PBB untuk ikut dalam perundingan tersebut.

“Segera perundingan TPNPB, PBB, Indonesia, Belanda, dan Amerika,” kata anggota KKB Papua tersebut.

“Indonesia dan Papua tidak akan berdamai, kami akan duduk segitiga,” tambahnya.

Baca juga: Sesumbar Ingin Serbu Pos Keamanan, Anggota KKB Papua Malah Kena Jebakan Pasukan TNI Polri

Tentu saja, pesan itu diakhiri dengan ancaman ala KKB Papua.

Ancamannya pun masih sama, KKB Papua akan terus menebar teror dan memerangi TNI-Polri jika tuntutan tidak dipenuhi.

“Pemerintah Indonesia harus ingat itu, kalau tidak kami akan perang sampai dunia kiamat,” ujarnya.

Tidak diketahui pasti, kapan dan siapa nama anggota KKB Papua yang ada dalam video tersebut.

Namun dalam keterangan video, dijelaskan pria itu merupakan anggota KKB Papua yang bermarkas di Kabupaten Nduga.

Sniper KKB Papua Dihujani Peluru

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved