Liga Inggris

Erik ten Hag Konferensi Pers Sebagai Pelatih Baru Man United, Ronaldo dkk Mulai Menempa Diri

Erik ten Hag Konferensi Pers Perdana Sebagai Pelatih Baru Man United, Cristiano Ronaldo dkk Mulai Menempa Diri

Editor: Kanis Jehola
Kompas.com/JUSTIN TALLIS
Erik ten Hag saat hendak menonton pertandingan Crystal Palace vs Man United pada pekan ke-38 Liga Inggris 2021-2022 di Selhurst Park, Minggu (22/5/2022). 

POS-KUPANG.COM - Erik ten Hag sudah menentukan tanggal awal pramusim Man United. Ronaldo dan Man United mesti siap-siap dibuat “bosan”.

Erik ten Hag sudah menjalani sesi konferensi pers perdananya sebagai pelatih baru Man United, Senin (23/5/2022).

“Kami ingin menghibur. Namun, pada akhirnya, tujuannya adalah memainkan sepak bola fantastis,” kata Erik ten Hag seperti dilansir dari Sky Sports.

Erik ten Hag yang musim lalu mengantar Ajax menjuarai Eredivisie, kompetisi tertinggi Liga Belanda, 2021-2022, juga sudah menentukan tanggal pramusim Man United.

Cristiano Ronaldo dkk akan mulai menempa diri menuju musim 2022-2023 per tanggal 27 Juni mendatang.

“Cara kami melakukannya, dengan permainan dominan dan mendikte lawan, itulah cara yang juga ingin saya terapkan di Man United,” ujar Ten Hag. Sesi pramusim akan krusial. Sebab, itulah kesempatan terbaik Ten Hag melakukan transfer ide ke kepala anak asuhnya.

Menurut penuturan kolega Ten Hag, latihan awal bersama sang pelatih 52 tahun itu bisa terasa sangat menjemukan.

Sepak bola ofensif dengan operan mengalir ala Ten Hag memang tak tercipta secepat kedipan mata. Ada proses panjang di dalamnya.

Baca juga: Stasiun TV Inggris Minta Maaf Kepada Manchester United, Kata Ini Pemicunya

Guna memastikan filosofi sepak bolanya terpahami secara sempurna oleh pemain, Ten Hag sering melakukan repetisi dalam latihan.

Beberapa menu latihan terus diulang-diulang agar pemain terbiasa dan menjadi otomatis.

“Dia banyak melakukan repetisi,” kata rekan satu ruang ganti Ten Hag kala masih aktif bermain di FC Twente, Boudewijn Pahlplatz, seperti dilansir dari Sky Sports.

“Itu hampir menjadi masalah buatnya di awal karier bersama Utrecht dan Ajax. Dia melatih mereka sangat keras dan sangat lama untuk mengajarkan filosofinya kepada pemain.”

“Itu membutuhkan waktu berjam-jam. Para pemain Utrecht dan Ajax tak terbiasa dengan itu,” ujar Pahlplatz menyinggung awal karier sang teman kala menukangi Utrecht (2015-2017) dan Ajax ( 2017-2022).

“Dia membawa filosofi baru dan itu menjadi sebuah kesulitan baginya pada awal-awal. Dia begitu menuntut kepada pemain,” ujar Pahlplatz menambahkan.

Baca juga: Lawan Real Madrid Jadi Penampilan ke-10 Liverpool di Final Liga Champions, The Red Unggul 6 Kali

Penuturan serupa diungkapkan oleh eks anak asuh Ten Hag di Go Ahead Eagles, Sjoerd Overgoor.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved