Berita Timor Tengah Utara Hari Ini
Gelar KKN Pertama, Mahasiswa/i STIH Cendana Wangi Hasilkan Lima Perdes Di Desa Subun
Sebelum menyusun dan menetapkan Perdes, pihaknya juga mensosialisasikan draft rancangan Perdes kepada masyarakat
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Edi Hayong
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Mahasiswa/i Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Cendana Wangi Kefamenanu, sukses menjalankan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Subun, Kecamatan Insana Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi NTT.
Dalam kegiatan KKN perdana tersebut, mahasiswa/i semester akhir ini berhasil mendampingi Aparat Pemerintah Desa Subun menyusun 5 Peraturan Desa (Perdes) dan beberapa kegiatan sosial lainnya.
Demikian disampaikan Dosen Pendamping Mahasiswa KKN STIH Cendana Wangi, Aprianus Loin kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu 14 Mei 2022.
Baca juga: Waspada Kanker Usus Besar, Begini Gejala Awalnya
Menurutnya, kegiatan KKN ini berlangsung selama 3 bulan, terhitung sejak Februari hingga Mei 2022.
Ia menambahkan, pada tahun ini, sebanyak 14 orang mahasiswa/i angkatan pertama STIH Cendana Wangi Kefamenanu ini melaksanakan KKN di satu desa yakni Desa Subun.
"KKN ini salah satu kewajiban yang harus dilakukan mahasiswa selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi yakni mengimplementasikan apa yang sudah diperoleh di bangku kuliah kepada masyarakat," ujar Aprianus.
Baca juga: Ketua Asprov PSSI NTT Apresiasi Bupati Cup Manggarai Barat 2022 di Labuan Bajo
Kepada para mahasiswa-mahasiswi yang telah menyelesaikan KKN, ia berharap agar apa yang sudah dilakukan, bisa menjadi bekal kepada masyarakat.
Dengan demikian, produk Perdes yang dihasilkan mahasiswa-mahasiswi tersebut selanjutnya bisa menjadi pedoman.
Sementara itu, salah satu mahasiswa STIH Cendana Wangi Kefamenanu yang telah menyelesaikan KKN bernama Aprianus Fufu menjelaskan, selain mendampingi para Aparat Desa Subun dalam menyusun Perdes, pihaknya juga melaksanakan berbagai macam kegiatan bakti sosial.
Baca juga: Danlantamal VII Kupang Turut Sambut Panglima TNI di Mataram, NTB
"Kami mengerjakan lubang sampah di Kompleks Kantor Desa dan di Polindes," ucapnya.
Sebelum menyusun dan menetapkan Perdes, pihaknya juga mensosialisasikan draft rancangan Perdes kepada masyarakat.
Tidak hanya itu, para mahasiswa/i juga membuat papan nama Kantor Desa, Papan Informasi untuk RT/RW, Dusun, dan BPD.
Baca juga: Pesisir Pulau Sumba Waspada Banjir ROB
"Kami juga terlibat dalam APP (Aksi Puasa Pembangunan) selama masa Prapaskah," ungkap Aprianus. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ketua-stih-cendana-wangi-kefamenanu.jpg)