Kamis, 9 April 2026

Perang Rusia Ukraina

Pertempuran Sengit Pecah di Pabrik Azovstal, Pasukan Ukraina Bertahan Lawan Rusia

Pabrik Azovstal tersebut merupakan benteng terakhir pasukan ukraina di Kota Mariupol yang hancur lebur.

Editor: Alfons Nedabang
AP PHOTO/EMILIO MORENATTI
Anna Shevchenko (35) bereaksi di samping rumahnya di Irpin, dekat Kyiv, ibu kota Ukraina, Selasa 3 Mei 2022 

POS-KUPANG.COM - Pertempuran sengit dan berdarah pecah di dalam pabrik baja Azovstal di Mariupol, Ukraina. Pertempuran terseut dilaporkan komandan kelompok milisi Batalion Azov, dalam pesan video yang diunggah di Telegramm Rabu 4 Mei 2022.

Dilansir BBC Kamis 5 Mei, Prokopenko mengatakan bahwa pasukan Ukraina bertempur melawan tentara Rusia dengan sengit di dalam pabrik.

Dalam video tersebut, dia juga memuji pasukan Ukraina yang berjuang melawan tentara Rusia meski situasinya sangat sulit. Laporan itu disampaikan Propenko setelah seorang pejabat Ukraina mengatakan pasukan Rusia telah memasuki wilayah pabrik Azovstal.

Pabrik tersebut merupakan benteng terakhir pasukan ukraina di Kota Mariupol yang hancur lebur. Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, berbagai upaya akan terus dilakukan untuk mengevakuasi warga sipil dari pabrik yang luas tersebut.

Sebelumnya diberitakan, pejabat senior AS mengatakan kepada The New York Times bahwa AS telah memberikan informasi intelijen kepada angkatan bersenjata Ukraina.

Baca juga: Pasukan Rusia Sempat Tangkap Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy? Begini Faktanya

Informasi Intelijen itu disebut telah digunakan untuk membantu membunuh para jenderal Rusia yang tewas selama perang. Meski tidak merinci berapa banyak jenderal Rusia yang terbunuh berkat bantuan AS, sumber itu mengatakan bahwa informasi tersebut adalah bagian dari program rahasia.

Sejauh ini, Ukraina mengeklaim telah membunuh 12 jenderal Rusia, sebagaimana dilansir The Hill.

The New York Times melaporkan, pejabat Ukraina telah menggabungkan rincian lokasi dari AS ditambah informasi intelijen mereka sendiri untuk melakukan serangan yang telah membantu membunuh pasukan Rusia.

Sumber-sumber itu tidak mengungkapkan kepada The New York Times bagaimana AS mengumpulkan informasi lokasi pasukan Rusia. Tetapi surat kabar itu mencatat bahwa pihak AS menggunakan gambar satelit komersial dan rahasia sebagai beberapa sumbernya.

Pasukan Rusia memasuki wilayah pabrik Azovstal Mariupol, kata ketua faksi parlemen yang berkuasa di Ukraina David Arakhamia Rabu 4 Mei malam kepada RFE/RL, dilansir Reuters.

"Upaya untuk menyerbu pabrik berlanjut di hari kedua. Pasukan Rusia sudah berada di wilayah Azovstal," kata Arakhamia, seraya menambahkan bahwa pada Rabu malam, kontak antara pemerintah dan para pejuang Ukraina di pabrik masih terjadi.

Baca juga: Ketegangan Meningkat Usai Rusia Pusatkan 40 Helikopter di Dekat Perbatasan dengan Kharkiv Ukraina

Angkatan bersenjata Belarusia juga mulai latihan dengan skala besar nan mengejutkan pada Rabu, untuk menguji kesiapan tempur mereka.

Rusia disebut Inggris telah mengerahkan 22 batalyon taktis di dekat kota Izium, dalam upaya nyata untuk maju di sepanjang poros utara wilayah Donbas dan merebut kota Kramatorsk dan Severodonetsk. Selain itu, Wali Kota Lviv Andriy Sadoviy mengatakan serangan udara telah merusak pembangkit listrik, memutus aliran listrik di beberapa distrik.

Angkatan udara Rusia juga menyerang 39 fasilitas militer di Ukraina, kantor berita negara TASS melaporkan, mengutip perwakilan dari kementerian pertahanan Rusia.

Sementara serangan Rusia di Donetsk telah menewaskan sedikitnya 21 warga sipil, jumlah kematian harian tertinggi dalam sebulan, menurut Gubernur Pavlo Kyrylenko.

Baca juga: Perang Rusia vs Ukraina:Begini Sikap Hungaria dan Slovakia Terkait Sanksi Baru Uni Eropa atas Rusia

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved