Berita Kota Kupang Hari Ini
Jefri Riwu Kore Pastikan Warga di Bantaran Sungai Direlokasi
para korban bencana atau warga yang terdampak bencana alam Badai Seroja itu rata-rata berasal dari wilayah yang rawan longsor
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore memastikan semua warga yang berdomisili di sekitar bantaran sungai atau kali perlu direlokasi. Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang akan menyiapkan lahan dan rumah.
Jefri menyampaikan hal ini Rabu 4 Mei 2022.
Menurut Jefri, seharusnya semua warga yang selama ini tinggal di bantaran sungai itu dipindahkan ke lokasi yang aman.
"Jadi seharusnya semua warga itu dipindahkan dan pemerintah siapkan rumah bagi mereka," kata Jefri.
Baca juga: Polisi Sebut Kecelakaan Mobil Terjun ke Jurang di Malaka, Satu Orang Patah Tangan
Dijelaskan, Pemkot Kupang bersama pemerintah pusat telah membangun rumah bagi warga yang hendak direlokasi.
"Kita bersama pemerintah pusat sudah bangun rumah yang akan dijadikan tempat relokasi warga yang tinggal di bantaran sungai.
Warga yang akan direlokasi itu adalah mereka yang terdampak bencana alam Badai Siklon Tropis Seroja tahun lalu," katanya.
Dikatakan, para korban bencana atau warga yang terdampak bencana alam Badai Seroja itu rata-rata berasal dari wilayah yang rawan longsor dan banjir.
Baca juga: Covid-19 Landai, Pendapatan Pedagang di Pantai Warna Oesapa Membaik
"Warga yang hendak direlokasi itu sudah dalam proses pendataan oleh pemerintah. Kita harapkan mereka mau direlokasi ke pemukiman baru," katanya.
Dikatakan, rumah yang sudah selesai dibangun oleh pemerintah pusat di Manulai II itu sebanyak 173 unit dan saat ini dalam proses untuk ditempati.
"Mereka itu kebanyakan tinggal di lokasi rawan bencana, yakni warga Kelurahan Oebufu, Tuak Daun Merah dan Kelurahan Liliba," kata Jefri.(*)
