Lebaran 2022
Umat Islam Akan Merayakan Lebaran Dua Kali Setahun pada Tahun 2030, Ini Penjelasannya
Umat islam di seluruh dunia sangat mengharap datangnya bulan Ramadhan di setiap tahun Sebab, pada bulan itu diyakini semua doa-doa yang disampaikan u
POS KUPANG.COM --- Umat islam di seluruh dunia sangat mengharap datangnya bulan Ramadhan di setiap tahun
Sebab, pada bulan itu diyakini semua doa-doa yang disampaikan umat islam akan didengar oleh Yang Maha Kuasa
Dan, pada umumnya hari Lebaran yang dirayakan setelah sebulan berpusa, akan dirayakan setahun sekali
Namun, pada tahun 2030 nanti, umat islam akan merayakan Lebaran dua kali dalam setahun
Kemarin, Senin (2/5/2022), umat Muslim di seluruh dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 H.
Baca juga: Idul Fitri 1443 Hijriah, Wali Kota Kupang: Perayaan Kali Ini Sangat Berkesan
Diketahui Hari Raya Idul Fitri merupakan salah satu dari dua hari besar umat Muslim.
Dan umumnya Hari Raya Idul Fitri dirayakan 1 kali dalam setahun.
Namun sepertinya fakta ini bisa berubah pada tahun 2030 mendatang.
Di mana umat Muslim akan merayakan 2 kali Hari Raya Idul Fitri. Kok bisa?
Dilansir dari kompas.com pada Selasa (3/5/2022), ini semua karena perbedaan kalender Masehi dan kalender Hijriyah.
Baca juga: Baju Lebaran Kekasih Rizky Febian, Mahalini Saat Potret Bareng Keluarga Sule Jadi Sorotan
Menurut Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN Andi Pangerang, kalender masehi berbasis peredaran bumi mengelilingi matahari, yakni 365,2422 hari.
Sementara kalender hijriyah dihitung berbasis berbasis peredaran bulan mengelilingi bumi, yakni 29,5306 hari.
Di mana jika dikali 12 bulan menjadi 354,3672 hari.
"Jadi, ada selisih sebesar 10,875 hari setiap tahun," kata Andi.
Lanjut Andi, selisih itu rupanya terakumulasi menjadi 1 tahun masehi setelah sekitar 33 tahun.