Berita Kota Kupang Hari Ini
Warga Kelurahan Manulai II Beri Ayam Jago Buat Jefri Riwu Kore
Terima kasih juga disampaikan tokoh masyarakat yang telah menyerahkan ayam jantan kepadanya.
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Warga Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak, Kota Kupang memberi seekor ayam jago atau ayam jantan kepada Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore. Seekor ayam ini sebagai wujud terima kasih kepada Jefri Riwu Kore.
Pemberian seekor ayam jago ini berlangsung di sela-sela acara penyerahan kunci rumah program bedah rumah kepada Marthen Luter Haumeni di Kelurahan Manulai II, Jumat 29 April 2022.
Ayam jago ini diserahkan oleh Marthen Baun, salah satu masyarakat Manulai II.
Marthen Baun mengatakan, ayam jantan yang diberikan kepada Wali Kota Kupang itu sebagai simbol ucapan terima kasih.
Baca juga: Flores Timur Dapat Jatah 50 Hektar untuk Tanam Kelor
"Ini wujud terima kasih kami kepada bapak Jefri Riwu Kore dan ibu yang sudah membantu warga yang kurang mampu dengan rumah layak huni," kata Marthen.
Menurut Marthen, masyarakat Manulai II meyakini ayam adalah simbol ketaatan, kejantanan, keberanian, kejujuran, kehati-hatian, kebanggaan dan kekuatan.
"Kami warga Manulai II melihat bapak Wali Kota Kupang berani dan jujur dalam melayani warga Kota Kupang," katanya.
Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Manulai II yang telah mendukung pembangunan di Kota Kupang selama ini. Terima kasih juga disampaikan tokoh masyarakat yang telah menyerahkan ayam jantan kepadanya.
Baca juga: Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Jembatan Wai Gowa Adonara Barat
Menurut Jefri, membangun Kota Kupang memang membutuhkan pemimpin yang berani jujur untuk rakyat.
"Kota ini adalah kota yang diberkati Tuhan, jadi saya yakin semua warga Kota Kupang akan diberkati Tuhan," ujarnya.
Penyerahan ayam jago ini disaksikan Anggota DPD RI, Hilda Riwu Kore-Manafe, Camat Alak, Adi Pally, Lurah Manulai II, Meksain Mauk dan jajaran serta masyarakat setempat.(*)