Konflik Turkey dan Yunani
Saat Seluruh Dunia Was Was Perang Rusia Ukraina Meluas, Turki-Yunani Memanas Lagi Setelah Dua Tahun
Saat semua mata tertuju pada invasi Rusia ke tetangganya, tetiba saja hubungan Turkey dan Yunani memasas setelah dua tahun adem ayam
POS KUPANG.COM -- Seluruh negara kini sedang was was kemungkinan meluasnya perang Rusia dan Ukraina ke negara lain di Eropa
Saat semua mata tertuju pada invasi Rusia ke tetangganya, tetiba saja hubungan Turkey dan Yunani memasas setelah dua tahun adem ayam
Hal ini diakibatkan sengketa wilayah udara terbaru antara dua negara bertetangga Eropa yang juga anggota Pakta Pertahanan NATO itu.
Ketegangan terbaru ini terjadi setelah beberapa pesawat Turki dan Yunani saling terbang di wilayah yang disengketakan di atas Laut Aegean
Athena mengatakan penerbangan yang dilakukan oleh Turki itu adalah sebuah provokasi dan pihaknya sudah melaporkan aksi Ankara ini kepada NATO
Baca juga: Moskwa Geram Turki Jual Drone Canggih Bayraktar TB2, Ukraina Sebut Ampuh Lawan Pasukan Rusia
"Saya menjelaskan kepada sekretaris jenderal bahwa perilaku seperti ini oleh sekutu NATO ... tidak dapat diterima," ujar Perdana Menteri (PM) Yunani Kyriakos Mitsotakis dikutip Al Jazeera, Jumat (29/4/2022).
"Ini merusak keamanan Eropa serta persatuan ... NATO pada saat di antara anggota NATO sangat diperlukan bagi kita semua untuk tetap bersatu saat kita menghadapi agresi berkelanjutan Rusia di Ukraina."
Menanggapi pernyataan ini, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan komentar Athena tidak mencerminkan kenyataan.
Bahkan, Ankara menuduh Yunani lah yang memancing provokasi.
"Angkatan Udara Yunani telah melakukan penerbangan provokatif di dekat pantai kami pada 26-28 April, dan telah berulang kali melanggar wilayah udara kami di Datca, Dalaman dan Didim," kata kementerian itu.
Baca juga: Perang Rusia vs Ukraina: Menteri Luar Negeri Turki Sebut Rusia dan Ukraina Akan Mencapai Perdamaian
"Sementara Yunani adalah pihak yang memicu ketegangan, menuduh negara kami dengan klaim tak berdasar tidak sejalan dengan agenda positif dan sikap bertetangga yang baik yang dicapai baru-baru ini," tambahnya.
Yunani dan Turki diketahui memiliki sejarah konflik teritorial yang cukup panjang.
Meski keduanya merupakan anggota NATO, keduanya sempat datang ke ambang perang pada tahun 1996 akibat konflik teritorial di wilayah Laut Aegean.
Selain itu, keduanya juga memiliki sengketa teritorial di wilayah Siprus Utara.
Turki mengklaim itu merupakan bagian dari Republik Siprus Utara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kapal-penjaga-pantai-turki.jpg)