Sabtu, 25 April 2026

Berita NTT Hari Ini

Bank Indonesia NTT Adakan Kick off BI YES

wajib melakukan swab antigen sedangkan yang sudah melakukan vaksin dosis lengkap tidak melakukan swab antigen.

Editor: Rosalina Woso
Dokumentasi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur
Persiapan Pre-event FEKDJ Kick off BI YES dan Portal KUR, Perwakilan Bank Indonesia provinsi Nusa Tenggara Timur (PwBI NTT) pada Kamis,28 April 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Asti Dhema

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPwBI NTT) mengadakan Kick Off  BI YES.

Disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPwBI NTT), I Nyoman A. Atmaja pada Rabu, 27 April 2022.

Kebijakan pengembangan UMKM Bank Indonesia dilakukan untuk mendukung tiga fungsi utama Bank Indonesia, yakni menjaga stabilitas moneter melalui pengendalian inflasi, mendukung stabilitas sistem keuangan melalui terlaksananya fungsi intermediasi perbankan yang lebih seimbang, dan kehandalan sistem pembayaran dalam rangka mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah yang merupakan tujuan tunggal Bank Indonesia.

"UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Nasional, hal ini didukung dengan tingginya jumlah UMKM dan jumlah penyerapan tenaga kerja pada sektor ini. Peran penting ini diikuti juga dengan berbagai permasalahan yang muncul antara lain permasalahan SDM dan akses pemasaran. Keterbatasan ini muncul karena masih masih minimnya informasi yang diperoleh oleh UMKM,"Ungkap Nyoman.

Baca juga: Rusia vs Ukraina:Valentyna Konstantynovska, Nenek 79 Tahun Asal Ukraina, Latih Perang demi Cucu

Bank Indonesia menyadari bahwa untuk mengatasi keterbatasan ini perlu sinergi dengan berbagai tindakan kolaboratif antara kementerian lembaga untuk menciptakan dampak yang besar. Dalam mengatasi permasalahan terkait SDM, Bank Indonesia NTT menginisiasi sebuah program pengembangan kapasitas yang disebut BI YES.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan business mindset serta menyiapkan para peserta untuk memperoleh akses pembiayaan dan digitalisasi melalui berbagai macam materi yang disampaikan oleh mentor yang berkompeten.

Selain itu penyelenggaraan BI YES juga berkolaborasi para stake holder, asosiasi pengusaha dan pihak terkait lainnya untuk dapat memberikan pengalaman terbaik bagi para peserta.

Baca juga: Juergen Klopp Senang Seusai Liverpool Bekuk Villarreal: Pertandingan Belum Selesai!

Dilanjutkan Nyoman, dalam pelaksanaannya BI YES saat ini telah memasuki tahun ke-3. Dimulai tahun 2020, terdapat 48 pelaku umkm yang tergabung dalam batch I, pada tahun 2021, animo peserta mengalami peningkatan dengan jumlah peserta mencapai 59 pelaku umkm.

Melihat animo yang besar, pada tahun 2022 BI menargetkan minimal 150 pelaku UMKM dapat mengikuti program ini yang akan dibagi kedalam 3 batch. 

Terkait dengan kendala pemasaran, BI senantiasa mendorong para alumni BI YES untuk mengikuti berbagai event dan kurasi. 

Baca juga: Antek-antek Putin Omong Perang Nuklir: Dia Mungkin Membunuh Kita Semua Tapi Kita Siap Mati

"Kami bekerjasama dengan Shipper.ID sebagai penyedia jasa warehouse untuk mempermudah para pelaku usaha dalam mengirimkan produknya ke berbagai wilayah di Indonesia,"lanjut Nyoman. 

Bank Indonesia juga menyiapkan program kurasi yang bekerja sama dengan Dekranasda Provinsi NTT untuk mendorong UMKM mengikuti berbagai event nasional seperti KKI, ISEF dan Gernas BBI.

Tidak hanya untuk tampil pada event nasionnal, BI juga mendorong salah satu peserta BI YES yakni ENT Handycraft untuk mengikuti kurasi event Internasional Paris Fashion Week yang akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang.

Peserta (UMKM) sudah dinyatakan lulus dan saat ini dalam proses menyiapkan produk. Dilanjutkannya, saat ini BI juga sedang mempersiapkan sebuah lokasi kuliner untuk membuka akses pasar bagi para peserta BI YES di bidang makanan dan minuman, yang akan disebut YES Cafe.

Baca juga: Diskusikan Berbagai Trend Isu, Atase Polri untuk Timor Leste Bertemu Kapolda NTT

BI juga telah menyiapkan SIAPIK (Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan) yang dapat diakses melalui smartphone atau website untuk membantu para peserta dalam melakukan pembukuan.

Laporan Keuangan secara otomatis dapat di-create oleh sistem sehingga dapat membantu UMKM guna memonitor usahanya atau untuk dasar mengajuan akses pembiayaan.

Menurut Nyoman, untuk mendukung berbagai program pengembangan UMKM, akan dilakukan MoU bersama BPOM NTT, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT serta Dinas Koperasi, Tenaga Kerja, Transmigrasi dan UMKM Provinsi NTT untuk terlibat dalam pengembangan para pelaku umkm melalui fasilitasi perijinan, sertifikasi dan menjadi mentor dalam kelas BI YES.

Nyoman berharap kiranya dapat terus bersinergi untuk mendukung NTT Bangkit, menuju NTT Sejahtera. 

Baca juga: Resmi Berlaku Hari Ini Larangan Ekspor Bahan Baku Minyak Goreng, Coba-coba Melanggar Ini Risikonya

Selain itu kegiatan ini dihadiri Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, Harry A.Riwu Kaho, Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (BPD NTT), Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan(OJK) NTT Robert Sianipar,Bobby Lianto,Kepala Kadin provinsi NTT, Hasyim Ashari, Pemimpin Redaksi (Pemred) Pos Kupang sebagai moderator Talkshow,Ahmad Yohan, Anggota Komisi XI DPRRI dan Andreas Pramaditya,Vice Presiden Galeri Indonesia sebagai Penanggap serta dipandu Master of Ceremony, Appelia Wijaya.

Kegiatan yang berlangsung pada pada Kamis,28 April 2022 pukul 09.00 sampai dengan pukul 12.00 WITA di ruang Nembrala lantai 3 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (PwBI NTT) akan dirangkai dengan beberapa kegiatan lainnya yaitu, Launching Website Portal KUR bersinergi dengan OJK NTT dan Talkshow UMKM.

Peserta dapat mengikuti rangkaian melalui Zoom meeting dengan ID Meeting 962 6867 7987, Passcode BIYES2022 dan link registrasi http://bit.ly/biyes22. Selain itu acara ini juga bisa disaksikan melalui live streaming YouTube dan Facebook Pos Kupang,Tribun Flores dan Media Sosial, Instagram @bank_indonesia_ntt. Dalam acara ini akan diadakan Kahoot! games dan bagi 50 pendaftar pertama akan mendapatkan souvernir menarik.

Sebelum memasuki ruang Nembrala,semua hadirin Kick Off BI YES yang belum melakukan vaksin lengkap tiga kali wajib melakukan swab antigen sedangkan yang sudah melakukan vaksin dosis lengkap tidak melakukan swab antigen.

Dalam kegiatan ini juga sudah dihadiri pelaku UMKM binaan Bank Indonesia di depan ruang Nembrala,seperti UMKM Warisan Enak NTT,CV Letidae Paradiso Kupang NTT,Antoni Herbal,Nopes Farm,Aqsa Home Care dan Qtapung_NTT dan bagi hadirin yang ingin bertransaksi wajib menggunakan QRIS.(*)

Berita NTT Hari Ini

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved