Berita Sikka Hari Ini
Perahu Nelayan Terbakar di Perairan Bola Sikka
Dan peristiwa tersebut mengakibatkan salah satu nelayan yang saat itu berada di atas perahu mengalami luka-luka
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofri Fuka
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Satu unit perahu berkapasitas mesin 3 GT yang adalah milik kelompok nelayan Wuring yang di berdayakan oleh Asti selaku juragan perahu motor, terbakar di Perairan Bola, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, Minggu 24 April 2022 lalu.
Kapolres Sikka AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas melalui Humas Polres Sikka, AKP Margono menerangkan berdasarkan pengakuan korban perahu tersebut merupakan bantuan dari pemerintah.
"Dikatakannya, perahu motor yang terbakar berukuran 3 GT merupakan bantuan pemerintah untuk para kelompok nelayan di Wuring, dan sementara dioperasikan di Perairan Bola," ujar Margon meneruskan cerita dari korban Asti.
Margono juga menjelaskan kondisi perahu saat ini berada pada jarak 500 meter dari bibir pantai Watukrus dan tersisa puing-puingnya saja.
Baca juga: Sekda Kabupaten Kupang Letakan Batu Pertama Pembangunan RS Adven Noelbaki
Adapun sebelum itu disampaikan oleh Margono, Satu unit Perahu motor milik warga di Wuring, Asti, terbakar di Perairan Bola, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, Minggu 24 April 2022.
Diketahui salah satu korban mengalami luka di kaki yakni Fransisko Yanuarius sedangkan Asti dalam kondisi sehat dan sudah pulang ke rumahnya di Wuring.
Kapolres Sikka AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas melalui Humas Polres Sikka, AKP Margono kepada TribunFlores.com, Senin 25 April 2022 menjelaskan akibat dari kebakaran tersebut korban mengaku mengalami kerugian.
"Kerugian yang diderita berupa kerugian material sebesar Rp. 100.000.000," ujar Margono.
Baca juga: Tim ingo Edan Arema FC Masih Berburu Pemain Anyar Jalang Liga 1,Sosok Striker Lawas Jadi Buruan?
Adapun Kata Margono telah terjadi peristiwa Kebakaran perahu pemancing ikan tuna di wilayah perairan laut Bola, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, Minggu 24 April 2022 lalu, pukul 19.00 wita.
Kapolres Sikka, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas melalui Humas Polres Sikka AKP Margono pada Senin 25 April 2022, menerangkan ada dua orang yang saat itu berada di atas perahu yakni Fransisko Yanuarius dan Asti.
"Dan peristiwa tersebut mengakibatkan salah satu nelayan yang saat itu berada di atas perahu mengalami luka-luka," ungkapnya.
Terkait penyebab dari kecelakaan laut itu, Margono menjelaskan menurut keterangan korban, penyebab kebakaran dikarenakan pengisian BBM jenis pertalite ke dalam tangki mesin genset yang masih dalam keadaan hidup.
Baca juga: Lagi, KMRB Hadang dan Hentikan Pembangunan Akses Jalan Menuju Lahan Otorita BPOLBF
"Saat itu tanpa di sadari oleh korban BBM jenis pertalite menetes dan mengenai knalpot mesin genset sehingga terjadi percikan api dan langsung menyambar tangki mesin genset sehingga api membakar bagian belakang perahu motor dan mengenai kaki saudara Fransisko Yanuarius," ungkapnya.
Margono menjelaskan, saat kebakaran, kedua korban melompat dan api mulai membesar, membakar bagian belakang perahu motor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Kondisi-perahu-diilihat-dari-tepi-pantai-Watukrus.jpg)