Liga Inggris
Lampard Merasa Timnya Everton Dirugikan Wasit Saat Dikalahkan Liverpool
Pelatih Everton, Frank Lampard, merasa bahwa timnya dirugikan wasit saat dikalahkan Liverpool pada pekan ke-34 Liga Inggris 2021-2022
POS-KUPANG.COM - Pelatih Everton, Frank Lampard, merasa bahwa timnya dirugikan wasit saat dikalahkan Liverpool pada pekan ke-34 Liga Inggris 2021-2022.
Everton takluk 0-2 dari Liverpool dalam derbi Merseyside yang digelar di Anfield, Minggu (25/4/2022) malam WIB.
The Reds memastikan kemenangan lewat dua gol yang dicetak Andrew Robertson (62') dan Divock Origi (85').
Pada babak kedua, tepat menit ke-53, ada insiden yang berpotensi berbuah penalti untuk Everton.
Insiden tersebut melibatkan winger muda Everton, Anthony Gordon, yang dijatuhkan Joel Matip di kotak penalti.
Dalam tayangan ulang, Matip melakukan kontak dan tangan kirinya tampak mendorong Gordon yang kemudian terjatuh.
Akan tetapi, wasit Stuart Atwell tidak memberikan penalti untuk The Toffees dan hanya memberikan tendangan gawang untuk tuan rumah.
Seusai laga, Lampard menilai bahwa Everton seharusnya mendapatkan hadiah penalti.
Legenda Chelsea itu lalu mengindikasikan wasit cenderung memihak Liverpool. Hal tersebut tergambarkan dari pernyataannya.
Baca juga: Klasemen Liga Inggris: Man City dan Liverpool Bersaing Ketat, Man United di Posisi tak Menguntungkan
Menurut dia, jika Mohamed Salah yang berada di posisi itu, maka wasit akan memberikan penalti.
"Itu penalti pada babak kedua bagi kami. Saya tidak berpikir Anda mendapatkan penalti di sini (Anfield)," kata Lampard dikutip dari Goal International.
"Kalau Mo Salah di posisi itu, dia akan mendapat penalti. Saya tidak mencoba untuk membuat konflik di sini. Terkadang, itu hanya kenyataan dalam sepak bola," tuturnya.
"Bagi saya, itu jelas penalti untuk Anthony. Itu pelanggaran dan Anda tidak mendapatkannya di sini."
Berbeda dengan Lampard, pelatih Liverpool Juergen Klopp menilai insiden tersebut bukan penalti. Klopp pun mengatakan bahwa Gordon, yang telah mendapatkan kartu kuning karena sebelumnya melakukan diving, beruntung tak dikeluarkan dari pertandingan.
"Itu jelas bukan penalti. Dia sangat bagus, tapi dia beruntung tidak mendapatkan kartu kuning kedua. Yang pertama bukan penalti dan yang kedua bukan," kata Klopp menjelaskan.