Kamis, 9 April 2026

Berita Ende Hari Ini

RSUD Ende Belum Miliki Dokter Anestesi, Ini Harapan Direktris

Meski demikian pihak manajemen RSUD Ende terus berupaya untuk mendatangkan dokter anestesi

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Direktris RSUD Ende, dr. Carolina M. Viany 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, ENDE - Sampai dengan saat ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende belum memiliki dokter anestesi. Akibatnya rumah sakit berplat merah tersebut tidak maksimal dalam memberikan pelayanan medis kepada masyarakat.

Meski demikian pihak manajemen RSUD Ende terus berupaya untuk mendatangkan dokter anestesi.

"Memang sampai hari ini belum ada. Tetapi kami sedang berproses dengan salah satu dokter dan mungkin masih mengurus Surat Izin Praktek Dokternya (SIPD). Kami berharap setelah lebaran sudah ada dokter," ujar Direktris RSUD Ende, dr. Carolina M. Viany kepada Pos Kupan saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Baca juga: Ramalan Zodiak Asmara Besok Senin 25 April 2022, Leo Romantis, Scorpio Sportif, Aries Tulus

dr. Viany mengatakan, selain melakukan komunikasi langsung dengan salah seorang dokter tersebut, pihaknya juga tetap berupaya melalui jalur pendayagunaan dokter spesialis (PDGS) untuk mendatangkan dokter anestesi ke RSUD Ende.

"Kalau misalkan PDGS juga ada, maka di sini kami ada dua dokter anestesi. Tapi yang sudah jelas itu satu yang sudah menyampaikan ke kami," ungkapnya.

dr. Viany menjelaskan, memang melalui jalur PDGS sudah ditutup, namun pihaknya sudah mendaftar ke Kemenkes sebelum jadwal penutupan, sehingga tinggal menunggu Kemenkes menyampaikan ke RSUD Ende.

Baca juga: Jelang Mudik Lebaran, PT Pelni Siap Kerahkan Semua Armada 

"Kita berharap, dokter-dokter ini mengklik Ende. Tapi yang satu ini sudah pasti setelah lebaran ini ada," ungkapnya.

dr. Viany menambahkan, RSUD Ende tidak memiliki dokter karena salah satu dokter yang selama ini bertugas sudah habis masa kontraknya sekitar enam bulan yang lalu.

"Karena kontraknya hanya setahun saja. Jadi sebelum kontraknya habis, kami sudah mencari dokter anestesi, tapi belum ada. Kami sudah berupaya melalui jalur PDGS tapi belum ada yang mengklik kami. Itu masalahnya. Tapi bersyukur satu ini akan ada setelah lebaran ini," ujarnya. (tom)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved