Sabtu, 11 April 2026

Berita NTT

Laskar Timor Indonesia Minta Masyarakat NTT Jangan Terprovokasi

Pdt. Ady WF Ndy, M.Th secara tegas meminta masyarakat agar jangan mau diprovokasi oleh oknum atau kelompok-kelompok tersebut.

Editor: Sipri Seko
Istimewa
Pendeta Ady WF Ndy 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Adanya upaya oknum ataupun kelompok tertentu yang ingin mengganggu keutuhan bangsa mendapat tanggapan serius dari berbagai kelompok masyarakat. Ketua Umum Laskar Timor Indonesia, Pdt. Ady WF Ndy, M.Th secara tegas meminta masyarakat agar jangan mau diprovokasi oleh oknum atau kelompok-kelompok tersebut.

Ditemui di Kupang beberapa waktu lalu, Pdt. Ady mengajak semua elemen masyarakat di Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi NTT, untuk terus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Mari kita bersyukur kepada Tuhan karena kita memiliki bangsa yang besar, bangsa yang kaya,

bangsa yang luar biasa, yakni Indonesia. Kita harus mendudung pemerintah dalam percepatan dan penataan pembangunan dalam masyarakat, sampai ke pelosok," kata Pdt. Ady.

"Termasuk dalam pembentukan daerah otonom baru di Papua dan provinsi lain. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat agar jangan mau diprovokasi. Jangan mau diadu domba, jangan mau termakan hoaks, serta berbagai upaya untuk menghancurkan NKRI. NKRI harga adalah harga mati. Oleh karena itu, tidak boleh ada ruang sejengkal pun bagi kelompok ataupun pribadi atau bagi siapakan yang ingin menghancurkan NKRI dengan isu-isu tentang kemerdekaan suatu wilayah," ujarnya.

Dia mengatakan, sebagai bagian dari elemen bangsa, Laskar Timor Indonesia, siap bersinergi, mendukung Polri dalam penindakan dan menjaga kamtibmas. Dia mengatakan, siapapun dia, sebagai warga NTT, harus mendukung Polri dalam menjaga kamtibmas, terutama saat ini sedang dalam bulan Ramadhan.

"Kita sama-sama menjaga Pancasila dan NKRI. Karena NKRI dan Pancasila adalah harga mati. Masing-masing menjaga kamtibmas di wilayah sendiri," tegasnya. **

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved