Ramadan 2022

Raih Lailatul Qadar, Berikut Bacaan Niat & Waktu Pelaksanaan Itikaf

Meskipun kedatangannya dirahasiakan oleh Allah SWT, namun umat Islam bisa melakukan itikaf di masjid untuk meraih keutamaan malam Lailatul Qadar.

Editor: Yeni Rahmawati
BANGKAPOS.COM
Bacaan niat dan waktu pelaksaan itikaf untuk meraih lailatul qadar 

“Saya niat I’tikaf karena iman dan mengharap akan Allah, karena Allah ta’ala."

Baca juga: Doa di Malam Lailatul Qadar, Tulisan Arab dan Latin & Arti, Dianjurkan di 10 Malam Terakhir Ramadan

Saat itikaf dianjurkan untuk membaca doa:

اَللّٰهُمَّ اِنَّكَ عَفُوٌّتُحِبُّ الْعَفْوَفَاعْفُ عَنِّيْ

“Ya Allah, bahwasannya Engkau menyukai pemaafan, karena itu maafkanlah aku.”

Untuk itikaf harus dilakukan di masjid dan dianggap sah bila memenuhi rukun-rukun sebagai berikut :

1. Niat Mendekatkan Diri kepada Allah.

Baca juga: Kapan Malam Lailatul Qadar Tiba? Kenalilah Tanda-tanda Malam yang Penuh Kemuliaan Ini Saat Ramadan

2. Berdiam di Masjid

3. Islam dan suci, serta sudah akil baligh.

Adapun hal-hal yang membatalkan itikaf adalah keluar dari masjid tanpa keperluan yang jelas, bercampur dengan istri, murtad, hilang akal karena gila atau mabuk, serta datang haid dan nifas ataupun semua yang mendatangkan hadats besar.

Umat muslim amaah mengikuti salat tahajud, hajat dan tasbih saat melakukan itikaf atau berdiam diri di dalam masjid pada malam ganjil hari ke-21 Ramadan di Masjid Al Akbar Surabaya, Rabu (6/6/2018) dini hari. Menginjak malam 21 Ramadan, Masjid Al Akbar menggelar acara ibadah qiyamul lail, untuk memperoleh berkah lailatul qadar. (SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)
Waktu pelaksanaan itikaf

Selain itu, perkara itikaf dimulai jam berapa juga sering dipertanyakan?

Baca juga: Simak Penjelasan Ulama Tentang Malam Lailatul Qadar, Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan

Dilansir dari Banjarmasin Post, waktu itikaf dimulai ketika matahari terbenam pada malam ke-21 (atau ke-20 jika Ramadannya 29 hari) hingga habis Ramadan, yakni saat matahari terbenam pada malam Hari Raya Idul Fitri.

Lebih diutamakan jika ia meneruskan hingga salat Idul Fitri dan baru meninggalkan masjid setelah salat Idul Fitri.

Waktu itikaf sunnah suka rela atau tidak dibatasi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved