Rabu, 15 April 2026

Perang Rusia Ukraina

Perang Rusia vs Ukraina: Surat Ancaman Terbuka Rusia, AS Terus Pasok Senjata ke Ukraina

Rusia resmi mehngirimkan surat pada Amerika Serikat sebagai ancaman konkrit seusai AS dan NATO mengirim bantuan pada

Editor: Ferry Ndoen
REUTERS
Di kota terbesar kedua Ukraina, Kharkiv, di timur laut negara itu, serangan rudal Rusia di distrik perumahan menewaskan sedikitnya dua orang pada Sabtu 16 April 2022 dan melukai 18 lainnya, kata kantor kejaksaan. 

POS-KUPANG.COM - Rusia resmi mehngirimkan surat pada Amerika Serikat sebagai ancaman konkrit seusai AS dan NATO mengirim bantuan pada Ukraina.

Rusia menuduh Amerika Serikat dan NATO sebagai pihak yang menjadi sumbu memanasnya situasi Ukraina dan Rusia.

Melalui surat terbuka yang dikirimkan Rusia pada AS, pengiriman senjata ke Ukraina menjadi awal konsekuensi situasi memanas antara Rusia dan negara barat.

"Konsekuensi yang tidak dapat diprediksi", katanya.

Dikutip dari The Guardian, dalam catatan tersebut, Rusia memperingatkan AS dan NATO bahwa pengiriman senjata dan bahan bakar ke Ukraina akan membuat Moskow bertindak agresif untuk melakukan serangan.

Baca juga: Liga 1: Fans Persipura Resmi Gugat Persib Bandung dan Barito Putera, Ini Alasannya

Rusia lantas menuntut agar AS dan NATO menghentikan militerisasi Ukraina.

Moskow sejak awal diketahui sudah memproses pengiriman bantuan tersebut.

Saat ini, Rusia juga belum menghentikan sikap dan terus bersikeras akan bertindak agresif saat perang masih berlanjut.

Diketahui, Amerika Serikat kini telah mengirimkan bantuan militer sekitar 800 juta USD pada Ukraina.

Pemerintahan Biden juga telah menjelaskan bahwa mereka mengirim peralatan yang semakin berat dan canggih, termasuk helikopter, drone udara dan laut, dan howitzer jarak jauh 155mm, sambil melatih tentara Ukraina dalam penggunaannya.

Baca juga: Perang Rusia vs Ukraina: Rusia Hancurkan 32 Aset Militer Ukraina dan Hanggar 130 Jet Tempur

AS juga mengirimkan rudal anti-tank dan anti-pesawat tambahan sebagai upaya perang Ukraina melawan Rusia.

Berita olahraga dan lainnya:

Seorang wanita menggendong seorang anak di sebelah tentara Rusia di jalan Mariupol pada 12 April 2022, ketika pasukan Rusia mengintensifkan kampanye untuk merebut kota pelabuhan yang strategis, bagian dari serangan besar-besaran yang diantisipasi di Ukraina timur, sementara Presiden Rusia membuat kasus yang menantang untuk perang terhadap tetangga Rusia. - Rusia menyatakan telah merebut Mariupol sepenuhnya dan mendesak Ukraina untuk menyerah.
Seorang wanita menggendong seorang anak di sebelah tentara Rusia di jalan Mariupol pada 12 April 2022, ketika pasukan Rusia mengintensifkan kampanye untuk merebut kota pelabuhan yang strategis, bagian dari serangan besar-besaran yang diantisipasi di Ukraina timur, sementara Presiden Rusia membuat kasus yang menantang untuk perang terhadap tetangga Rusia. - Rusia menyatakan telah merebut Mariupol sepenuhnya dan mendesak Ukraina untuk menyerah. (AFP/ALEXANDER NEMENOV)
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved