Perang Rusia Ukraina
Putin Bersikap Dingin Saat Bertemu Pemimpin Eropa, Tak Bergeming Ketika Disinggung Soal Zelensky
Putin Bersikap Dingin Saat Bertemu Pemimpin Eropa, Tak Bergeming Ketika Disinggung Soal Zelensky
Putin Bersikap Dingin Saat Bertemu Pemimpin Eropa, Tak Bergeming Ketika Disinggung Soal Zelensky
POS-KUPANG.COM - Salah satu Pemimpin Eropa, Kanselir Austria, Karl Nehammer bertemu Preside Rusia secara langsung baru-bru ini.
Ini merupakan Pertemuan pertama Putin dengan Pemimpin Eropa sejak Invasi Rusia ke Ukraina 24 Februari lalu.
Meski demikian, Nehammar menampik jika pertemuannya dengan Putin merupakan pertemua persahabataan.
Dlam pertemuan Senin 11 April kemarin itu, Nehammar mengungkapkan, dirinya sempat menyinggung dugaan kekejaman pasukan Rusia di Ukraina
Baca juga: Putin Kirim Hampir 100.000 Pengungsi Ukraina ke Siberia, Timur Jauh dan Lingkaran Arktik
Namun Putin bersikap dingin. Apalagi ketika disinggung soal Presiden Ukraina, Voloddymyr Zelensky.
Putin disebut tak bergeming atau tak memberikan tanggapan.
Dilansir CNN, ini merupakan pertemuan pertama pemimpin Barat dengan Putin sejak ia meluncurkan invasi ke negara tetangganya pada 24 Februari.
"Ini bukan kunjungan persahabatan. Saya baru saja datang dari Ukraina dan telah melihat dengan mata kepala sendiri penderitaan tak terukur yang disebabkan oleh perang agresi Rusia," kata Nehammer, dikutip dari pernyataan yang dirilis kantornya usai pertemuan dengan Putin.
Keduanya berbicara selama sekitar 75 menit di kediaman Putin di Novo-Ogaryovo dekat Moskow, kata juru bicara Nehammer.
Baca juga: Kanselir Austria Bertemu Putin, Agak Pesimis tentang Pembicaraan Damai Antara Rusia dan Ukraina
Pembicaraan itu digambarkan Nehammer sebagai "sangat langsung, terbuka, dan keras".
Sebelum bertolak ke Rusia, Nehammer bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Kyiv dan mengunjungi Kota Bucha.
Diketahui, sejumlah mayat warga sipil tanpa senjata ditemukan berserakan di jalanan di kota tersebut, setelah pasukan Rusia mundur.
"Saya membahas kejahatan perang yang serius di Bucha dan tempat-tempat lain dan menekankan bahwa semua yang bertanggung jawab atas mereka harus bertanggung jawab," kata Nehammer, menurut pernyataan itu.
Pemimpin Austria ini mengatakan, Putin menilai Ukraina-lah yang bertanggung jawab atas kejahatan di Bucha.
Austria secara militer netral, tetapi pemerintahnya turut mengutuk invasi Putin, seperti negara Eropa lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/presiden-rusia-vladimir-putin-dan-presiden-ukraina-volodymyr-zelensky-02.jpg)