Berita Malaka Hari Ini
Kantor Bupati Malaka Disegel
Apabila dalam pertemuan itu nama kami sebagai tuan tanah tidak diakomodir maka halaman Kantor Bupati ini akan disegel kembali.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka
POS-KUPANG.COM, BETUN - Kantor Bupati Malaka yang terletak di jalan Sukabi Hanawa, Desa Kamanasa, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, disegel tuan tanah.
Penyegelan itu dilakukan lantaran tuan tanah tidak diakomodir menjadi tenaga daerah (Teda).
Gaudensia Abuk Tahuk (45) selaku tuan tanah menyampaikan kepada POS-KUPANG.COM, Jumat pagi 1 April 2022 membenarkan.
Lahan tanah yang diserahkan untuk pembangunan Rumah Sakit Penyangga Perbatasan (RSPP) Betun ini seluas 5 hektar dan kemudian dipakai sebagian gedung untuk dijadikan Kantor Bupati ini, dengan perjanjian anak -anak kami bisa diakomodir untuk kerja.
"Tapi kami sebagai tuan tanah sebanyak sepuluh orang tidak diakomodir jadi tenaga daerah (Teda), padahal kami mulai kerja sejak tahun 2006 sampai 2022 ini," ungkap Gaudensia.
Baca juga: Warga Desa Numponi Malaka Antusias Terima Vaksin
Kemudian lanjut Gaudensia bahwa saat nama Teda keluar kami sepuluh orang sebagai tuan tanah ini tidak diakomodir.
"Dengan demikian kami tidak terima dan rembuk bersama keluarga untuk melakukan aksi penyegelan Kantor Bupati tersebut," tandas Gaudensia.
Dikatakan, aksi penyegelan itu dilakukan pada Kamis malam 31 Maret 2022 sekitar pukul 19.00 Wita. Kami terus menyegel sampai pak polisi, pak sekda, ibu direktris RSUPP Betun datang di lokasi penyegelan.
"Jadi setelah datang mereka berjanji untuk bertemu dengan pak bupati Malaka supaya dicarikan solusi bersama dan janjinya pada Senin 4 April 2022," katanya.
Baca juga: Semua Pasien DBD di Malaka Sembuh
Lanjut dia, mendengar hal tersebut aksi penyegelan dihentikan sementara sampai bertemu dengan Bupati Malaka Simon Nahak.
Apabila dalam pertemuan itu nama kami sebagai tuan tanah tidak diakomodir maka halaman Kantor Bupati ini akan disegel kembali.
"Jadi nanti bapak-bapak pejabat dan lainnya bisa parkir kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat di pinggir jalan ini lalu baru jalan menuju ke Kantor Bupati," tegasnya.
Gaudensia menuturkan bagi pasien yang mau dirawat di RSPP Betun akan kami buka jalannya, namun minta maaf bagi para pejabat atau lainnya tidak bisa melewatinya.
Kapolres Malaka, AKBP Rudi Junus Jacob Ledo, SH., SIK kepada Pos Kupang mengatakan bahwa aksi penyegelan itu benar dilakukan oleh warga.
Baca juga: Bupati Simon Serukan Satukan Tekad Bangun Rai Malaka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Aksi-Penyegelan-Kantor-Bupati-Malaka.jpg)