Berita Belu Hari Ini
Nafsiah Mboi: Pemerintah Laksanakan Pola Pencegahan Stunting
Pemerintah harus mendorong masyarakat supaya memperhatikan pola penanganan stunting.
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas
POS KUPANG. COM, ATAMBUA - Nafsiah Mboi mengungkapkan stunting bukan masalah yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Penanganan stunting membutuhkan proses panjang.
Bahkan sejak dirinya menjadi Ketua TP PKK Provinsi NTT, pemerintah sudah membicarakan tentang upaya pencegahan stunting dan pemerintah sudah memberikan jalan untuk pencegahan stunting di NTT.
"Bicara stunting itu sejak saya menjadi Ketua TP PKK Provinsi NTT. Jadi stunting bukan masalah yang bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Pemerintah sudah memberikan jalan tentang upaya pencegahan stunting", kata Nafsiah saat diwawancara Pos Kupang. Com di Atambua, Kabupaten Belu, Kamis 24 Maret 2022.
Baca juga: Satgas Covid-19 Kabupaten Belu Himbau Masyarakat Taat Prokes
Nafsiah menambahkan, upaya pemerintah untuk mencegah stunting antara lain menjaga kesehatan ibu selama masa kehamilan, memperhatikan asupan gizi bagi ibu hamil, bayi dan balita serta pemberian ASI eksklusif.
Menurut Nafsiah, Ini adalah pola penangan stunting yang sudah diberikan pemerintah kepada masyarakat.
Pola ini harus dilaksanakan dengan baik dan terus menerus. Pemerintah harus mendorong masyarakat supaya memperhatikan pola penanganan stunting.
Pemerintah juga perlu meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui jalur pendidikan. Melalui pendidikan, masyarakat bisa merubah perilaku dan memahami secara baik tentang pentingnya kesehatan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bunaf.jpg)