Ramadhan 2022
Buya Yahya Beberkan Keutamaan Pelaksanaan Sahur Ramadhan, Sepertiga Malam Akhir Sebelum Fajar
Sebelum memulai ibadah puasa, umat muslim disunnahkan melaksanakan sahur. Buya Yahya beberkan keutamaan pelaksanaan sahur saat bulan Puasa Ramadhan
Karena sangat dianjurkannya untuk sahur, salah satu hadis Dari Abu Sa'id Al Khudri radhiallahu 'anhu, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
السَّحُورُ أَكْلُهُ بَرَكَةٌ، فَلَا تَدَعُوهُ، وَلَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ جُرْعَةً مِنْ مَاءٍ، فَإِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِينَ
Artinya: "Makan sahur adalah berkah, maka janganlah kalian meninggalkannya, walau kalian hanya meminum seteguk air, karena Allah 'Azza wa Jalla dan para Malaikat bersalawat kepada orang yang makan sahur. (HR. Ahmad No. 11086, Syaikh Syu'aib Al Arnauth mengatakan: sanadnya shahih).
Setelah selesai sahur, maka memasuki waktu subuh. Jarak antara sahur kemudian berhenti dan terbit fajar diperkirakan 50 ayat.
"Inilah yang diamalkan di negeri kita ini dengan istilah khusus namanya imsak. Secara bahasa imsak adalah menahan diri dari makan dan minum, namun belum mulai berpuasa," terangnya.
Tujuan dari imsak adalah agar berhati-hati atau bersiap sebelum adzan dikumandangkan.
"Karena kalau sudah dikumandangkan tidak boleh lagi makan dan minum. Imsak pertanda menahan diri siap-siap memasuki adzan subuh yang baru makan segera minum, yang belum sikat gigi segera lakukan," jelasnya.
Ia menegaskan saat waktu imsak tiba umat muslim masih bisa makan dan minum diperkirakan 10-25 menit.
"Jangan diganti, imsak malah disangka subuh malah rusak. Intinya ada jarak antara sahur dan adzan subuh, sahur yang semakin baik adalah dilakukan semakin akhir," pungkas Buya Yahya. (*)
Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Keutamaan Sahur di Bulan Ramadhan, Buya Yahya Imbau Mengakhirkan Sebelum Terbit Fajar