Kapal Tenggelam
BREAKING NEWS: Kapal Nelayan Rote NTT Tenggelam di Perairan Australia
Kapal ikan tersebut berangkat dari Pelabuhan Rakyat Desa Hundihuk, Kecamatan Rote Barat Laut, menuju titik mancing.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, ROTE - Kapal ikan Kuda Laut dari Desa Hundihuk, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, ditemukan dalam posisi terbalik dan sedang terombang-ambing di permukaan perairan Australia.
Berdasarkan data yang diperoleh POS-KUPANG.COM, Minggu, 20 Maret 2022 malam, Kapal Ikan dari Hundihuk ini, mengalami kecelakaan di perairan Australia diperkirakan pada koordinat 12° 26.604'S 121° 25.307'T.
Pesawat Patroli dari Australia menemukan kapal ikan dalam posisi terbalik. Terlihat dalam pantauan ABK kapal memegang pelampung dan meminta bantuan.
Dari hasil konfirmasi dengan pemilik kapal Azhar melalui nomor handphone 08123641064, dan Kepala Desa Hundihuk, Junus Modok melalui handphone 082339014161, diinformasikan bahwa kapal Kuda Laut naas itu berangkat dari Pelabuhan Rakyat Desa Hundihuk, Kecamatan Rote Barat Laut pada Kamis, 17 Maret 2022.
Baca juga: Kades Fuafuni, Rote Ndao Pastikan Yapeka Siap Bantu Petani dan Nelayan
Kapal ikan tersebut berangkat dari Pelabuhan Rakyat Desa Hundihuk, Kecamatan Rote Barat Laut, menuju titik mancing. Akibat angin kencang, dan cuaca, kapal tersebut diombang-ambingkan arus hingga terbalik.
Di hari Minggu, 20 Maret 2022 pukul 15.30 WIB, Basarnas Command Centre menerima informasi dari JRCC Australia bahwa kapal BULK CARRIER PSU SIXTH, c/s S6OP dan MMSI 566870000 telah mengevakuasi 3 orang yang selamat.
Minggu 20 Maret 2022 Pukul 15.38 WIB, BCC meneruskan informasi kepada Kantor SAR Kupang untuk menggali informasi lebih lanjut.
Lalu di hari yang sama, Minggu 20 Maret 2022 Pukul 15.40 WIB, BCC menghubungi kapten kapal untuk meminta data nama POB dan kronologis singkat.
Baca juga: Cegah Penyebaran Covid 19, Bupati Rote Ndao Resmi Tetapkan PPKM Level III
Hasil Konfirmasi Minggu 20 Maret 2022 Pukul 16.40 WIB, Kapal PSU SIXTH persiapan memindahkan korban selamat ke kapal Australian Border Force (ABF) di perbatasan Indonesia – Australia.
Minggu 20 Maret 2022 Pukul 17.00 WIB, BCC menghubungi JRCC Australia untuk menanyakan rencana evakuasi korban dari korban selamat dan di dibawa ke rumah sakit di Australia.
Diinformasikan juga bahwa 3 orang ABK selamat, dan dievakuasi ke Broome Australia Barat oleh pihak Australia untuk diberikan pertolongan medis. Lalu 9 ABK meninggal dunia, dan sudah hilang terbawa arus laut.
Ketiga orang yang selamat adalah Melki Giri, Habel Kanuk, Riki Balu. Ketiganya berasal Desa Hundihuk, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao.
Baca juga: Lantik Pengurus PSMTI Rote Ndao, Hengki Lianto : Paguyuban Fokus di Sektor Sosial
Kesembilan orang yang dinyatakan hilang yakni Yohanis Balu, Ibrahim Loe, Yunus Modok, Pice Naluk, Denis Busu, Panji Balu, Benyamin Pah, Adi Arbet Giri, Rifan Balu. Semuanya adalah warga Desa Hundihuk, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao.
Adapun data singkat dari Kapal tersebut, Kapal Ikan bernama Kuda Laut, Jenis Kapal, Kapal Kayu, Nahkoda, Yohanis Balu dan Kapal ini membawa ABK sebanyak 11 orang. (*)