Berita NTT Hari Ini

Stefanus Stanis: Semua Elemen KSP Kopdit Adiguna Harus Kerja Sama

sebagian besar pendapatan yang diperoleh akan dibagi secara koperasi dan kurang lebih 60  - 70 persen dinikmati kembali oleh anggota.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK PRIBADI
Drs. Stefanus Stanis, M.Si 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Asti Dhema

POS-KUPANG.COM,KUPANG - Dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) XXXIV Tahun Buku 2021 yang mengusung tema Soliditas Organisasi Meningkatkan Kualitas Pelayanan dan Kesejahteraan anggota disampaikan Ketua Koperasi bahwa semua elemen KSP Kopdit Adiguna harus bekerjasama.

Ketua KSP Kopdit Adiguna,Stefanus Stanis dalam sambutannya mengatakan pemilihan tema ini dimaksudkan agar semua elemen KSP Kopdit Adiguna tanpa kecuali baik itu anggota,pengurus,pengawas dan manajemen semua harus bahu-membahu dan kerja sama.

Menciptakan energi baru supaya daya kohesi,daya rekat itu mengikat erat di dalam KSP Kopdit Adiguna.

Baca juga: Makam Mantan Uskup Agung Kupang Tidak Dibongkar Sebagai Bukti Sejarah

"Harmonisasi berarti ada keseimbangan, ada kesetiawanan, kebersamaan, kekeluargaan, keselarasan, kekompakan, kerja sama, kemitrasejajaran dan kerendahan hati dan kesederhanaan dalam membangun koperasi," jelas Stefanus.

Menurutnya dengan irama dan ritme yang sama,Adiguna harus melangkah secara pasti, yakin dan optimis mampu membangun harkat dan martabat manusia melalui koperasi serta menciptakan networking yang lebih baik pada waktu yang akan datang.

Dijelaskan juga oleh Stefanus,secara umum pertumbuhan Adiguna dari berbagai aspek,kecenderungannya menurun karena dilanda pandemi Covid-19.

Baca juga: Nusa Tenggara Timur Laporkan Enam Kasus Kematian Akibat Covid-19

Namun penurunan itu dipengaruhi oleh berbagai faktor yakni faktor pertumbuhan anggota,tingkat kelalaian,perubahan suku bunga pinjaman dan simpanan.

"Tetapi ada hal yang membanggakan kita adalah pertumbuhan anggota mengalami kenaikan yang signifikan itu memberi peluang untuk ke depan pelayanan Adiguna dan peningkatan pendapatan itu pasti akan bertumbuh," ungkap Stefanus.

Stefanus melanjutkan selama Adiguna 35 tahun ini berdiri, kemudian selama dua tahun ini struktur keuangan Adiguna terutama pinjaman yang beredar  mengalami penurunan.

Baca juga: Waspada Gelombang Tinggi Bakal Terjadi di NTT

"Menurun itu bukan karena letih lesunya usaha anggota tetapi juga karena sikap kehati-hatian daripada manajemen dalam mengamankan aset atau uang anggota," kata Stefanus.

Berdasarkan catatan keberhasilan bahwa secara perlahan bahwa Adiguna sudah berhasil menurunkan kelalaian, tahun lalu angka kelalain 13 persen lebih dan tahun ini turun menjadi 11 persen. 

"Aset bertumbuh tahun lalu itu Rp 96 miliar dan tahun ini Rp 106-an miliar. Meski pendapatan kita tidak seberapa besar naik namun kami pastikan seluruh hak anggota tidak kurang sepeser pun Adiguna berikan," jelasnya.

Baca juga: Ombudsman RI-NTT: Hak Pasien Merujuk ke Fasilitas Kesehatan Yang Dituju

Stefanus melanjutkan balas jasa simpanan dan balas jasa pinjaman dikembalikan ke anggota.   

Lalu kemudian sebagian besar pendapatan yang diperoleh akan dibagi secara koperasi dan kurang lebih 60  - 70 persen dinikmati kembali oleh anggota.

Dengan dicermin dari performa usaha, Stefanus menyampaikan ke depan Adiguna akan berusaha sekuat tenaga dengan bergandengan tangan untuk meningkatkan pertumbuhan anggota.(*)

Berita NTT Hari Ini

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved