Berita Malaka Hari Ini

Sekolah di Malaka Terapkan Skema Pembelajaran Terbatas

PPKM level tiga artinya apa. Artinya, setiap hari di Malaka, ada orang yang terpapar Covid-19

Editor: Rosalina Woso
Sekolah di Malaka Terapkan Skema Pembelajaran Terbatas
POS-KUPANG.COM/NOFRY LAKA
Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Malaka Yohanes Klau memantau aktivitas salah satu sekolah di Kota Betun, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Jumat 11 Maret 2022.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka

POS-KUPANG.COM, BETUN - Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH menginstruksikan agar dilaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level Tiga.

Semua satuan pendidikan setiap jenjang baik, PAUD, TK, SD, SMP maupun SMA dan SMK wajib menerapkan skema pembelajaran terbatas dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Malaka, Yohanes Klau, S. Ip, MM di sela-sela kegiatan pemantauan sekolah-sekolah mengatakan, pemantauan terhadap skema pembelajaran tatap muka terbatas di sekolah-sekolah kembali diberlakukan.

Baca juga: Bupati Malaka Usulkan Nama Desa Pancasila dan Desa Berdikari ke Menteri Desa

Dikatakan, skema pembelajaran tata muka terbatas diterapkan, karena Kabupaten Malaka berada pada level tiga PPKM.

"PPKM level tiga artinya apa. Artinya, setiap hari di Malaka, ada orang yang terpapar Covid-19," demikian kata Yohanes di hadapan para siswa dan guru yang ditemui saat pemantauan terhadap sekolah-sekolah di Kota Betun dan sekitarnya hari ini pada Jumat 11 Maret 2022.

Yohanes menjelaskan skema pembelajaran tatap muka terbatas yang dijalankan di antaranya kurangi jam tatap muka, pembatasan jumlah siswa, tidak boleh apel bersama dan mematuhi total protokol kesehatan Covid-19.

Baca juga: Total Kasus Positif Covid-19 di Malaka Mencapai 177 Orang, Meninggal Satu Orang 

"Hanya empat jam tatap muka. Jumlah siswa juga cukup 15 orang dengan posisi duduk yang jarak, pakai masker dan cuci tangan. Jangan lalai, karena di Malaka sudah banyak yang terpapar," terangnya sambil menambahkan pemantauan dilakukan sebagai tindak lanjuti atas instruksi Bupati Malaka dan ungkapan rasa cinta terhadap generasi daerah untuk membebaskannya dari pandemi Covid-19. (*)

Berita Malaka Hari Ini

Sumber: Pos Kupang
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved