Breaking News
Sabtu, 13 Juni 2026

Perang Rusia Ukraina

Peta Rahasia Invasi Rusia Bocor, Pergerakan Pasukan Vladimir Putin Kini Bisa Dipantau, Benarkah?

Di tengah ketegangan yang belum mereda militer Ukraina mengklaim telah menemukan peta rahasia tentang pergerakan tentara Rusia untuk menyerang Ukraina

Tayang:
Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
Sebuah dokumen rahasia yang diunggah ke media sosial oleh kementerian Pertahanan Ukraina. Mereka mengklaim telah menemukan peta pergerakan pasukan Rusia ke Ukraina. Peta ini akan jadi pedoman Ukraina untuk menghadang musuh. (KEMENTERIAN PERTAHANAN UKRAINA via FACEBOOK) 

POS-KUPANG.COM - Di tengah ketegangan yang belum mereda, militer Ukraina mengklaim telah menemukan peta pergerakan tentara Rusia untuk menyerang Ukraina.

Peta pergerakan tentara Rusia itu ditemukan intelijen Ukraina, setelah pasukan Rusia membombardir negara itu selama 11 hari terakhir.

Pasca penemuan peta pertempuran itu, militer Ukraina langsung membeberkan rahasia militer Rusia tersebut di media sosial (Medsos).

Dalam memosting rahasia Pasukan Rusia tersebut, Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan bahwa peta tersebut ditemukan di sebuah kendaraan taktis Rusia yang rusak terkena hantaman rudal Ukraina.

Dalam dokumen yang diunggah ke Facebook oleh kementerian Pertahanan Ukraina ITU, disebutkan bahwa serangan Rusia itu rencananya berlangsung selama 15 hari.

Selain itu, diperlihatkan pula rencana perang kelompok taktis batalyon Brigade Infanteri Angkatan Laut Pengawal Terpisah ke-810, dari Armada Laut Hitam Rusia.

Terungkap pula bahwa di dalam peta invasi Rusia tersebut, ada pula tabel tanda panggilan dan daftar personel.

Baca juga: Keperkasaan Rusia Patah Di Langit Ukraina, Terungkap Kelemahan Utama AU Rusia di Medan Perang

Unggahan Facebook kementerian mengikuti pengungkapan serupa di situs media sosial oleh Operasi Pasukan Gabungan Ukraina.

“Berkat tindakan sukses salah satu unit Angkatan Bersenjata Ukraina, Rusia tidak hanya kehilangan peralatan dan pasukan,” kata kementerian pertahanan.

"Dalam serangan panik, mereka meninggalkan dokumen rahasia."

Gambar satelit dari Maxar Technologies yang diambil pada 27 Februari tampak menunjukkan konvoi kendaraan Rusia melaju ke ibu kota Ukraina, Kyiv. Pengerahan besar pasukan darat Rusia terlihat dalam konvoi timur laut Ivankiv, Ukraina.
Gambar satelit dari Maxar Technologies yang diambil pada 27 Februari tampak menunjukkan konvoi kendaraan Rusia melaju ke ibu kota Ukraina, Kyiv. Pengerahan besar pasukan darat Rusia terlihat dalam konvoi timur laut Ivankiv, Ukraina. (Citra satelit (c) 2022 Maxar Technologies Maxar | Maxar | Gambar Getty)

Kementerian itu mengatakan bahwa berdasarkan dokumen, Rusia menyetujui invasi ke Ukraina pada 18 Januari.

Operasi itu dimaksudkan untuk berlangsung 15 hari dari 20 Februari hingga 6 Maret, kata kementerian itu berdasarkan tinjauan dokumen.

Insider yang mempublikasikan berita ini tidak dapat memverifikasi kesimpulan ini secara independen.

Salah satu dokumen yang diunggah tampaknya bertanggal 18 Januari, sebulan penuh sebelum Rusia menyerang.

Sementara dokumen perencanaan tanda panggilan lainnya untuk unit yang berbeda tertanggal 20 Februari hingga 6 Maret, dengan perubahan nama kode harian untuk instruksi berbeda dari Rusia, untuk saling menghubungi tanpa mengungkapkan identitas mereka.

Baca juga: Belajar dari Invasi Rusia ke Ukraina, Taiwan Waspada China Hingga Gandakan Produksi Rudal

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved