Perang Rusia Ukraina
Peta Rahasia Invasi Rusia Bocor, Pergerakan Pasukan Vladimir Putin Kini Bisa Dipantau, Benarkah?
Di tengah ketegangan yang belum mereda militer Ukraina mengklaim telah menemukan peta rahasia tentang pergerakan tentara Rusia untuk menyerang Ukraina
POS-KUPANG.COM - Di tengah ketegangan yang belum mereda, militer Ukraina mengklaim telah menemukan peta pergerakan tentara Rusia untuk menyerang Ukraina.
Peta pergerakan tentara Rusia itu ditemukan intelijen Ukraina, setelah pasukan Rusia membombardir negara itu selama 11 hari terakhir.
Pasca penemuan peta pertempuran itu, militer Ukraina langsung membeberkan rahasia militer Rusia tersebut di media sosial (Medsos).
Dalam memosting rahasia Pasukan Rusia tersebut, Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan bahwa peta tersebut ditemukan di sebuah kendaraan taktis Rusia yang rusak terkena hantaman rudal Ukraina.
Dalam dokumen yang diunggah ke Facebook oleh kementerian Pertahanan Ukraina ITU, disebutkan bahwa serangan Rusia itu rencananya berlangsung selama 15 hari.
Selain itu, diperlihatkan pula rencana perang kelompok taktis batalyon Brigade Infanteri Angkatan Laut Pengawal Terpisah ke-810, dari Armada Laut Hitam Rusia.
Terungkap pula bahwa di dalam peta invasi Rusia tersebut, ada pula tabel tanda panggilan dan daftar personel.
Baca juga: Keperkasaan Rusia Patah Di Langit Ukraina, Terungkap Kelemahan Utama AU Rusia di Medan Perang
Unggahan Facebook kementerian mengikuti pengungkapan serupa di situs media sosial oleh Operasi Pasukan Gabungan Ukraina.
“Berkat tindakan sukses salah satu unit Angkatan Bersenjata Ukraina, Rusia tidak hanya kehilangan peralatan dan pasukan,” kata kementerian pertahanan.
"Dalam serangan panik, mereka meninggalkan dokumen rahasia."
Kementerian itu mengatakan bahwa berdasarkan dokumen, Rusia menyetujui invasi ke Ukraina pada 18 Januari.
Operasi itu dimaksudkan untuk berlangsung 15 hari dari 20 Februari hingga 6 Maret, kata kementerian itu berdasarkan tinjauan dokumen.
Insider yang mempublikasikan berita ini tidak dapat memverifikasi kesimpulan ini secara independen.
Salah satu dokumen yang diunggah tampaknya bertanggal 18 Januari, sebulan penuh sebelum Rusia menyerang.
Sementara dokumen perencanaan tanda panggilan lainnya untuk unit yang berbeda tertanggal 20 Februari hingga 6 Maret, dengan perubahan nama kode harian untuk instruksi berbeda dari Rusia, untuk saling menghubungi tanpa mengungkapkan identitas mereka.
Baca juga: Belajar dari Invasi Rusia ke Ukraina, Taiwan Waspada China Hingga Gandakan Produksi Rudal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/peta-pergerakan-pasukan-rusia-ke-ukraina.jpg)