Perang Rusia Ukraina
Uni Eropa Bantu Berbagai Jenis Senjata ke Ukraina, Mengapa Tak Ada Jet Tempur? Ini Penjelasannya
Negara-negara Uni Eropa hingga NATO memberikan dukungan kepada Ukraina untuk melawan invasi Rusia Sejauh ini, bantuan militer yang diberikan berupa s
POS KUPANG.COM -- Negara-negara Uni Eropa hingga NATO memberikan dukungan kepada Ukraina untuk melawan invasi Rusia
Sejauh ini, bantuan militer yang diberikan berupa senjata dan perlengkapan militer lainnya
Namun sejauh ini, Uni Eropa atau NATO tak membantu secara langsung seperti mengirimkan pasukan atau jet tempur
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan, anggota Uni Eropa tidak akan mengirimkan jet tempur untuk perang di Ukraina.
“Sekutu NATO memberikan berbagai jenis dukungan militer: material, senjata anti-tank, sistem pertahanan udara dan jenis peralatan militer lainnya untuk Ukraina, bantuan kemanusiaan dan juga dukungan keuangan. Tapi NATO tidak menjadi bagian dari konflik,” katanya dalam pertemuan bersama dengan Presiden Polandia Andrzej Duda di Pangkalan Udara Lask negara itu.
Baca juga: Perang Rusia dan Ukraina Tewaskan Ratusan Orang dan Kerugian Fisik, Tapi China yang Menang Besar
Air Force Times memberitakan, NATO tidak akan mengirim pasukan ke Ukraina atau memindahkan pesawat ke wilayah udara Ukraina.
Duda menambahkan, dengan mengirim jet ke wilayah udara Ukraina – yang cukup mirip dengan pesawat tempur MiG-29 Fulcrum dan Su-27 Flanker Ukraina – akan sama dengan melakukan campur tangan militer dalam invasi Rusia ke negara tetangga.
Kevin Nieberg, juru bicara Komando Udara Sekutu NATO, menolak untuk mengkonfirmasi klaim jet pinjaman pada hari Senin. Dia menegaskan, Angkatan Udara AS sejauh ini tidak memiliki rencana untuk mengirim pesawat tempurnya untuk mengisi jet NATO yang ditawarkan ke Ukraina.
“Polandia dan sekutu NATO meningkatkan dukungan politik dan praktis mereka ke Ukraina karena terus mempertahankan diri terhadap invasi skala penuh Rusia,” kata Nieberg.
Baca juga: Ikut Perang, Dua Legenda Tinju Ukraina Klitschko Bersaudara Masuk Target Tentara Bayaran Rusia?
Sebelumnya, sejak Minggu (27/2/2022), di media sosial dan pers beredar rumor bahwa NATO akan segera mengirimkan jet tempurnya ke Ukraina. Isu ini muncul ketika Alexandre Krauss, penasihat senior Parlemen Uni Eropa, menuliskan tweet bahwa jet Eropa akan tiba di Ukraina dalam waktu satu jam. Tweet itu sekarang dihapus.
Baca Juga: Amerika Serikat Pertimbangkan Sanksi Terhadap Aliran Minyak dan Gas Rusia
Pentagon meninjau kembali tingkat pasukan AS jangka panjang di Eropa Timur
Josep Borrell, kepala keamanan UE, kemudian membuat pernyataan selama akhir pekan yang menunjukkan transfer pesawat tempur sedang dikerjakan. Akan tetapi, dia bingung siapa yang akan mendanainya.
Pada hari Senin, Politico mengutip seorang pejabat pemerintah Ukraina yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan pilot lokal telah tiba di Polandia untuk memulai proses mengambil kendali pesawat tempur yang mereka harapkan akan disumbangkan oleh negara lain.
Baca juga: 141 Negara Setuju Resolusi PBB Penarikan Pasukan Rusia dari Ukraina, China Abstain
Publikasi itu kemudian melaporkan bahwa Uni Eropa telah membantah pernyataan Borrell, dengan mengatakan tidak ada keputusan yang dibuat tentang apakah akan mengirim jet tempur ke Ukraina atau tidak.