Kamis, 7 Mei 2026

Berita Kupang Hari Ini

Gedung Darurat SD Negeri Nunka Ponain Kabupaten Kupang Memprihatinkan

Bangunan gedung darurat tersebut dibagun 2012 lalu atas swadaya masyarakat saat mendirikan sekolah tersebut.

Tayang:
Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN TAPEHEN
Kondisi gedung darurat SD Negeri Nunka desa Ponain Kecamatan Amarasi yang memprihatinkan. 

Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Ryan Tapehen

POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Gedung darurat milik Sekolah Dasar Negeri Nunka Desa Ponain Kecamatan Amarasi memprihatinkan.

Gedung darurat tersebut kondisinya sudah mulai miring karena beberapa kayu yang patah dan atap yang bolong karena tertiup angin waktu badai seroja lalu.

Letak SD Negeri Nunka terletak di dusun 3 desa Ponain dan semua siswa berasal dari penduduk disana.

Walaupun memprihatinkan gedung darurat itu terus digunakan untuk belajar bagi siswa kelas 1 dan 2 karena kurangnya ruang belajar.

Baca juga: Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Deasy Ballo: Penggunaan Gorong-Gorong di Sungai Besar Tidak Tepat

SD Negeri Nunka juga memiliki 1 gedung permanen 3 ruangan bantuan dari AURI tahun 2014 lalu dan satu gedung perpustakaan yang digunakan juga untuk ruang belajar kelas lima sekaligus kantor dan ruang guru.

Bangunan gedung darurat tersebut dibagun 2012 lalu atas swadaya masyarakat saat mendirikan sekolah tersebut.

Terdapat satu ruang kecil untuk dijadikan kantor kala itu sebelum mendapat gedung permanen.

Hanya dua ruang yang bisa digunakan untuk belajar siswa kelas 1 dan 2 namun ruangannya sudah miring dan proses belajar mengajar juha tidak bisa berlansung lama disana.

Baca juga: Mantan Kades Aniaya Ketua BPD Oefafi Kabupaten Kupang, Kasus Sudah Ditangani Polisi

Kepala Sekolah Elisabeth Moni kepada POS-KUPANG.COM, Selasa 1 Maret 2022 mengungkapkan jumlah siswa mereka mencapai 31 siswa dan jumlah terbanyak di kelas 1 dan 2 yang jumlahnya belasan siswa.

Soal gedung darurat itu kata dia sudah masuk dalam usulan prioritas desa dan kecamatan sehingga pada tahun 2023 nanti sudah bisa dibangun 3 ruang kelas baru.

"Sekarang yang pakai itu kelas 1 dan 2 tapi mereka pulang cepat, memang sudah tidak layak lagi tapi kami kekurangan ruang belajar," ujarnya melalui salah satu guru ASN Yo Metboki.

Baca juga: Pengurus Cabang Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Kota dan Kabupaten Kupang Resmi Dilantik

Dia menjelaskan sekolah mereka sudah disurvey dinas pendidikan dan PU dan sudah masuk usulan prioritas sehingga menunggu waktu saja untuk dibangun.

"Itu gedung darurat dulu waktu bangun sekolah untuk bukti bahwa ada gedung sekolah," ujarnya.(*)

Berita Kupang Hari Ini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved