Liga 1
PSM Makassar Masuk Daftar Tim Kalah Beruntun Terbanyak Liga 1, Bagaimana Persipura & Persiraja?
Hingga pekan ke-26 Liga 1 Indonesia 2021/2022, sedikitnya lima tim terbawah mencatatkan rekor buruk kekalahan beruntun.
POS-KUPANG.COM - Hingga pekan ke-26 Liga 1 Indonesia 2021/2022, sedikitnya lima tim terbawah mencatatkan rekor buruk kekalahan beruntun.
PSM Makassar menjadi salah satu dari lima klub tersebut.
Persipura Jayapura dan Persiraja Banda Aceh juga masuk daftar jumlah kekalahan beruntun terbanyak.
Skuat PSM Makassar diketahui harus menghadapi masa kritis di empat laga terakhir yang berakhir dengan kekalahan.
Termasuk saat PSM Makassar menjamu Persib Bandung di laga pekan tunda ke-22, Selasa
Baca juga: Persib Bandung vs PSM Makassar Nanti Malam, Juku Eja Sedang Goyah
PSM Makassar harus menyerah dengan skor 2-0.
Empat kali kalah secara beruntun yang diperoleh ini menjadi catatan terburuk PSM Makassar sepanjang era Liga 1 (2017-2022).
Musim-musim sebelumnya, tak sekalipun PSM Makassar bahkan mengalami kekalahan beruntun dalam dua laga.
Kekalahan empat kali secara terus menerus inilah yang membuat skuat PSM musim ini merosot ke posisi ke-13 klasemen sementara Liga 1 2021/2022.
Hanya saja musim ini rekor kekalahan beruntun PSM bukanlah yang terburuk dari klub-klub Liga 1 lainnya.
Baca juga: Ternyata Marc Marquez Suka Makan Nasi Kotak di Lombok, Ini yang Terjadi di Sirkuit MotoGP Mandalika
Rekor masih dipegang Persipura Jayapura dengan enam kekalahan berturut-turut.
Kemudian Persiraja Banda Aceh dengan lima kekalahan beruntun.
Kedua tim di atas pun saat ini berada di zona degradasi.
Koordinator Komunitas VIP Selatan (KVS), Erwin, menilai pada kondisi saat ini setiap tim yang mengalami inkonsistensi harus dimaklumi.
Karena faktor meningkatnya penyebaran covid-19 membuat banyak tim kehilangan pemain.
"Sekarang kita tidak bisa sepenuhnya salahkan pelatih. Saya yakin, pelatih sudah siapkan strategi yang matang dengan pemain yang pas," jelas Erwin kepada Tribun-timur.com, Rabu (23/2/22) via telepon seluler.
"Tapi, kembali lagi PCR sebelum pertandingan yang menjadi penentu," lanjutnya.
Erwin menilai saat ini peran pelatih dalam menentukan pemain yang bertanding semakin berkurang.
"Jadi, sekarang seakan penentu starting eleven dan pemain di bench itu PCR. Bukan lagi sepenuhnya pelatih," jelas Erwin.
"Dan ini pasti menyulitkan seluruh pelatih di liga 1," lanjutnya.
Terakhir, Erwin menyampaikan bahwa untuk bersaing di Liga 1 saat ini maka diperlukan kedalaman skuad yang memumpuni.
"Jadi, sekarang itu tentang tim apa yang bagus kedalaman skuadnya, tim utama dan cadangan berimbang, maka itu yang bisa meraih hasil maksimal," tutup Erwin.
Hingga saat ini, hanya 1 pemain PSM Makassar yang terkonfirmasi covid-19, yaitu Adam Mitter.
Laga selanjutnya PSM akan berhadapan dengan Bhayangkara FC di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (25/2/22).
Kini, PSM masih berkutat di peringkat 13 dan hanya berjarak enam poin dari zona degradasi.
Sedangkan, Bhayangkara FC terus membuntuti pemuncak klasemen dengan berada di peringkat empat.
Pengamat Sepakbola Hanafing menilai PSM harusnya belajar untuk menjadi klub modern.
"Permasalahan yang terjadi saat ini karena PSM masih menggunakan sistem yang jadul," jelas Hanafing kepada Tribun-timur.com, Rabu (23/2/22) Siang.
Hanafing menekankan perlunya ada posisi dirketur teknik dalam sebuah klub.
"Disaat seperti ini, Kita bisa lihat betapa pentingnya ada direktur teknik. Fungsinya sebagai pihak yang menganalisis segala situasi internal dan eksternal tim," ujar Hanafing.
"Direktur teknik ini yang analisis kekuatan lawan, perkembangan tim sendiri bahkan sampai ke kondisi ruang ganti," sambungnya.
Terakhir, Hanafing berharap manajemen bisa berbenah kembali agar PSM terhindar dari zona degradasi.
"Ya kembali lagi, ini hanya saran dari apa yang saya amati dan pelajari di sepakbola modern. Semoga, seluruhnya mau berbenah dan PSM bisa terhindar dari zona degradasi," tutup Hanafing.
Rekor Kekalahan Beruntun Liga 1 2021/2022
16/10/2021 Persipura vs Persebaya 1-3
21/10/2021 Persik vs Persipura 4-2
25/10/2021 Persipura vs Barito Putera 0-1
30/10/2021 Persib vs Persipura 3-0
5/11/2021 Persipura vs Bali United 0-1
18/11/2021 Borneo FC vs Persipura 1-0
2. Persiraja (5 laga)
19/11/2021 Barito Putera vs Persiraja 4-1
24/11/2021 Persiraja vs Persib 0-4
30/11/2021 Bali United vs Persiraja 5-0
5/12/2021 Persiraja vs Borneo FC 0-2
9/12/2021 Persikabo vs Persiraja 5-0
3/10/2021 Barito Putera vs Bhayangkara FC 2-3
15/10/2021 PSS vs Barito Putera 3-2
20/10/2021 Barito Putera vs PSIS 0-1
25/10/2021 Persipura vs Barito Putera 0-1
4. PSM Makassar (4 laga)
11/2/2022 PSM vs Borneo FC 0-1
15/2/2022 Persikabo vs PSM 3-0
19/2/2022 PSM vs Persita 0-2
22/2/2022 PSM vs Persib 0-2
5. Persela (4 laga)
4/11/2021 Persela vs Persib 1-3
9/11/2021 Bali United vs Persela 2-1
23/11/2021 Persela vs Borneo FC 0-2
27/11/2021 Persikabo vs Persela 4-2
6. Persikabo (3 laga)
29/1/2022 Persib vs Persikabo 1-0
3/2/2022 Persikabo vs Bali United 0-3
7/2/2022 Borneo vs Persikabo 2-0.(*)
