Berita Malaka Hari Ini

Ini Jumlah Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Malaka

Jumlah ketersediaan ruang isolasi pasien covid-19 di RSPP Betun, Desa Kamanasa, Kecamatan Malaka Tengah

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/NOFRY LAKA
Plt. Kepala Dinkes Malaka, dokter Lina Sembiring 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka

POS-KUPANG.COM, BETUN- Jumlah ketersediaan ruang isolasi pasien covid-19 di Rumah Sakit Penyangga Perbatasan (RSPP) Betun, Desa Kamanasa, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur.

Menurut Plt. Kadis Kesehatan, dokter Lina Sembiring melalui Kabid P2P Dinas Kesehatan Malaka, Wilfrida Ukat  bahwa jumlah pasien yang diisolasi di rumah sakit saat ini dua orang.

"Satunya sedang hamil makanya memilih untuk isolasi di rumah sakit dan yang satunya keluarga yang ingin dirawat di rumah sakit pula. Keduanya adalah gejala ringan dan yang lainnya isolasi mandiri," katanya.
Di RSPP Betun saat ini tersedia 19 tempat tidur isolasi di ruang rawat inap dan lima tempat tidur di Instalasi Ruang Darurat (IRD) covid-19.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak sepuluh kasus covid-19 terkonfirmasi positif di kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Malaka Fluktuatif, KBM Tatap Muka Dilakukan Pakai Pola Shift

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Malaka, AKBP Rudi JJ Ledo, SH., SIK usai apel gelar pasukan di Halaman  Markas komando (Mako) Polres Malaka, Jumat 18 Februari 2022

Saat ini sepuluh pasien tersebut menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing. 

"Dengan sepuluh kasus covid-19 terkonfirmasi positif ini saya imbau agar masyarakat Malaka jangan takut untuk menerima vaksin," tegas Rudi JJ Ledo yang hobi membaca kitab suci ini. 

Plt. Kadis Kesehatan Malaka, dokter Lina Sembiring ketika dikonfirmasi terpisah Pos Kupang menjelaskan, ia benar ada sepuluh kasus covid-19 terkonfirmasi positif di Malaka.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Malaka Meningkat, Pasien Positif Dalam Pemantauan 22 Orang

"Semuanya adalah pelaku perjalanan dan sepuluh orang terkonfirmasi positif covid-19 ini gejala ringan dan semua melakukan isolasi mandiri (isoman) tapi tetap dalam pemantauan tenaga kesehatan kita," katanya. 

Lanjut dia, apabila gejala sedang atau berat bisa dirawat di RSPP Betun di Desa Kamanasa, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka.

"Sepuluh kasus ini untuk penentuan varian baru Omicron atau tidak, sampelnya harus diuji di lab khusus di Kupang yang sesuai  petunjuk Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI," jelasnya kepada Pos Kupang.

Lanjut dokter Lina Sembiring, pengiriman sampel untuk pemeriksaan varian Omicron juga masih dibatasi kecuali kasus covid-19 yang gejalanya berat.

"Sehingga dari kabupaten Malaka untuk sepuluh kasus terkonfirmasi positif covid-19 ini tidak dilakukan pengiriman sampel ke lab di Kupang karena kasusnya adalah kasus gejala ringan," ucapnya melalui layanan pesan watsupnya kepada Pos Kupang.

Dirincikan, sepuluh orang terkonfirmasi positif covid-19 gejala ringan ini yakni tujuh orang dari Kecamatan Malaka Tengah, dua orang dari Kecamatan Kobalima dan satu orang dari Kecamatan Rinhat. (*)

 
 

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved