Rabu, 6 Mei 2026

Berita Internasional

Rudal Hipersonik Amerika Jadi Bahan Tertawaan Rusia dan China, Padahal AS Sudah Sesumbar ini

Pihak Rusia dan China masing-masing sudah mengklaim memilii rudal hipersonik.

Tayang:
Editor: Alfred Dama
CASIC/Global Times
Sesumbar Berlebihan, Ternyata Kekuatan Militer AS Terutama Rudal Hipersoniknya DItertawai Rusia dan China, Ada Apa? 

POS KUPANG.COM - Pihak Rusia dan China masing-masing sudah mengklaim memilii rudal hipersonik

Kekuatan rudal ini antaran mamppu mencapai sasaran dengan sangat cepat bahkan sulit dideteki radar musuh

Sementara Amerika juga mengembangkan rudal berkecepatan tinggi tini. bahkan militer AS sudah sesumbar mengenai kehebatan rudal ini

Namun, klaim Washingtong itu ditertawakan China dan Rusia

Diketahui, beberapa negara dengan kekuatan militer besar kini tengah unjuk kebolehan.

Baca juga: Ada Kabel Bawah Laut Hubungkan RI dengan Pantai Barat Amerika Serikat, Penjelasan Presiden Jokowi

Salah satu kekuatan militer yang mereda tunjukan belum lama ini tak lain adalah rudal-rudal hipersonik yang sedang menjamur.

Bukan tanpa masalah, keadaan tersebur justru membawa isu baru hingga berujung perseteruan.

Bagaimana tidak? perlombaan kekuatan militer menjadi tajuk utama beberapa waktu ini.

Melansir dari Asia Times, bagi Amerika Serikat, Standar Missile-6 (SM-6), rudal kebanggaan mereka.

Bahkan kini rudal tersebur masih jadi torehan terbaik sistem pertahanan rudal di AS.

Namun ada kekurangan yang terbuka saat rudal AS itu bertemu dengan hipersonik bermanuver cepat.

Baca juga: Terbongkar Strategi Amerika Bila Pecah Perang Ukraina dan Rusia, Ulangi Taktik Saat Perang Vietnamn

SM-6 pertama kali mengudara pada 2013, merupakan rudal pertama keluarga "Standard" termasuk anti-udara tiga dalam satu, anti-permukaan dan kemampuan pertahanan terminal di laut yang memberi kemampuan menghadang rudal balistik dan rudal jelajah.

SM-6 diluncurkan dalam tiga rancangan "Blok", dengan SM-6 Blok I digunakan sebagai versi asli yang diluncurkan dengan kapal-kapal Angkatan Laut AS berkemampuan Aegis.

Blok IA yang menangani kesalahan teknis yang ada di versi pertama, dan SM-6 Dual yang terakhir bisa melawan target rudal balistik dan rudal jelajah.

Laporan telah menunjukkan SM-6 memiliki kemampuan baru lahir melawan target hipersonik.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved