Berita Malaka Hari Ini
Masih Rendahnya Kesadaran Masyarakat Malaka Untuk Datang ke Posyandu, Ini Alasannya
Rendahnya kesadaran masyarakat Malaka untuk datang menimbangnya di Posyandu.Hal ini disampaikan oleh Plt. Kadis Kesehatan
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka
POS-KUPANG.COM, BETUN - Rendahnya kesadaran masyarakat Malaka untuk datang menimbangnya di Posyandu.
Hal ini disampaikan oleh Plt. Kadis Kesehatan Malaka dokter Lina Sembiring saat Launching Bulan Operasi Timbang di Dusun Matai, Desa Umakatahan, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Kamis 10 Februari 2022.
Menurut dokter Lina Sembiring sesuai data bulan operasi timbang per Agustus 2021 yakni data timbang anak kabupaten untuk sasaran balita sebesar 19.408
Sedangkan untuk tingkat kecamatan sasaran balita 2775 dan untuk desa Umakatahan sasaran balita 218.
Baca juga: Mantan Penjabat Desa Harekakae Kembalikan Dana BUMDes Rp 50 Juta untuk Pengelola Baru
Namun, yang ditimbang dan diukur pada kabupaten 15.026 dan kecamatan 2561 serta desa Umakatahan 35.
Untuk sementara baru satu desa tidak menutup kemungkinan di desa lain pun rendah kesadaran untuk menimbang anak.
"Di 127 desa di kabupaten Malaka masih bisa dapat data terkait dengan minimnya kesadaran untuk menimbang anak," bebernya.
Saya, lanjut dokter Lina Sembiring, minta agar kader-kader posyandu pakai sistem jemput bola jangan hanya menunggu. Dan lakukan sosialisasi kepada masyarakat agar masyarakat bisa paham tentang pentingnya menimbang anak.
Baca juga: Disperindag TTU Minta Para Suplayer dan Pengecer Turunkan Harga Minyak Goreng
Sesuai Pantuan POS-KUPANG.COM, Posyandu di Dusun Matai berlakukan lima cara pelayanan.
Ada lima meja pelayanan yakni meja satu pendaftaran, meja dua penimbangan, meja ketiga Kartu Menuju Sehat (KMS), meja keempat meja penyuluhan, meja ke-lima meja pelayanan.
Jadi, setiap kali mau dilakukan penimbangan pada bayi maka harus melalui lima tahap di atas. (cr15)
