Berita NTT Hari Ini

PLN Dorong Masyarakat Beralih ke Kompor Induksi Demi Menunjang Ekonomi UMKM

PLN Dorong Masyarakat Beralih ke Kompor Induksi Demi Menunjang Ekonomi UMKM dan Penggunaan Energi Ramah Lingkungan

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Program kawasan kompor industri di Kota Atambua, Kabupaten Belu 

POS-KUPANG.COM - PT PLN (Persero) meluncurkan Program Kawasan Kompor Induksi yang merupakan salah satu bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) PT PLN (Persero) berkolaborasi dengan TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) di Kabupaten Belu untuk menggandeng UMKM di sekitar kawasan tersebut pada akhir Januari lalu.

Manager PLN ULP (Unit Layanan Pelanggan) Atambua Bapak I Nyoman Gede Pasek Yuda Santika menginformasikan bahwa program ini tidak hanya menjelaskan efisiensi dan target peningkatan produktifitas dari sisi penghematan penggunaan energi saja, melainkan kedepannya program ini bertujuan lebih luas.

"Kami selaku BUMN yang bergerak di bidang pemanfaatan Energi, ingin memberikan salah satu bentuk pendayagunaan energi ramah lingkungan dengan penggunaan kompor induksi. Selain itu, dapur menjadi lebih bersih dan hemat energi tentunya.

Langkah pertama, PLN melaksanakan program edukasi yang dilakukan melalui kerja sama dengan ibu-ibu penggerak PKK di Kabupaten Belu berjalan secara harmonis dengan tujuan meningkatkan produktivitas rumah tangga perorangan dan juga bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kuliner," ujar Pasek.

Baca juga: Konversi LPG ke Kompor Induksi, Subsidi Energi Jadi Lebih Tepat Sasaran

Pasek yang juga merupakan generasi muda yang dipercaya memimpin PLN Atambua ini menjelaskan lebih lanjut, harapannya, Program Kawasan Kompor Induksi ini akan mengarah pada agenda-agenda bidang terkait di seluruh Nusa Tenggara Timur.

"Prioritas kami saat ini adalah daerah-daerah yang menjadi tujuan wisata kuliner. Dengan program tujuan destinasi pariwisata di NTT, maka sektor pariwisata dapat dibangun melalui kebanggaan dan ciri khas kuliner setempat," lanjut Pasek.

Sementara itu, Tim Penggerak PKK Kabupaten Belu menyampaikan apresiasinya terhadap Program Kawasan Kompor Induksi yang di Ketuai oleh Ibu Bupati Belu dra Freny Indriani Yanuarika beserta anggotanya, diajak PLN Atambua dalam upaya mewujudkan UMKM yang berdaya saing dan mempunyai andil dalam penggunaan energi yang ramah lingkungan dengan beralih ke Kompor Induksi.

"Terima kasih kepada PLN yang telah memberikan perhatian khusus dan dukungan untuk kegiatan - kegiatan yang dilakukan oleh kami kelompok Tim Penggerak PKK Kabupaten Belu ini terutama pada kelompok UMKM Kuliner yang nantinya kami harapkan akan menjadi pusat wisata kuliner yang ramah lingkungan di Kabupaten Belu. Mudah - mudahan dukungan dari pihak lain juga dapat terus terbina sehingga kegiatan ini dapat berkelanjutan," jelas Freny.

Baca juga: PLN Hadir Bantu Warga Kojadoi Melalui Program Kampung Kompor Induksi

Pada kesempatan tersebut, PLN salurkan 40 buah Kompor Induksi untuk UMKM di kabupaten Belu yang diwakilkan secara simbolis oleh Tim PIKK Kabupaten Belu ke UMKM dan tak berhenti disitu juga, Program ini juga dilaksanakan di PLN Kalabahi dengan penyaluran 30 buah Kompor Induksi ke lokasi Wisata Kuliner di Kalabahi.

Ibu Arsyah Bahweras salah satu UMKM penerima bantuan di Kalabahi ini megungkapkan rasa terima kasih dan berbagi informasi manfaat menggunakan kompor induksi ini.

"Saya mengucap syukur kepada Tuhan melalui program PLN ini kami mencoba mulai beralih ke kompor induksi, pada awal mencoba ini saya merasakan manfaatnya dimana pemakaian kompor induksi lebih praktis dan lebih mudah dalam pemakaian serta proses masak lebih cepat, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih untuk PLN," ucapnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved