Gejala Penyakit

Gejala Infeksi Lebih Lanjut dari Penyakit Bisul, Potensi Orang Kena Bisul dan Pencegahannya

Gejala bisul awalnya berupa benjolan keras, merah, dan berisi nanah yang menyakitkan, biasanya berukuran kurang dari satu inci.

Editor: Hermina Pello
NET VIA INTISARI
Gejala Infeksi Lebih Lanjut dari Penyakit Bisul, Potensi Orang Kena Bisul 

POS-KUPANG.COM - Bisul bisa dialami siapa saja, bukan hanya anak-anak tapi juga orang dewasa.

Siapa saja yang berpotensi kenal bisul?

Bisul adalah benjolan keras dan menyakitkan yang berisi nanah.

Kenali apa itu bisul, penyebab dan gejala serta penanganan atau pengobatannya.

Pada awalnya, kulit menjadi merah di area infeksi dan benjolan lunak mulai terlihat.

Baca juga: Gejala Penyakit Kolesterol yang Sering Disepelekan, Kenali Tanda-tandanya Sebelum Terlambat

Setelah empat hingga tujuh hari, benjolan mulai memutih saat nanah terkumpul di bawah kulit.

Meski membuat tidak nyaman, kebanyakan bisul hilang dengan sendirinya.

Penyebab

Kebanyakan bisul disebabkan oleh Staphylococcus aureus, sejenis bakteri yang biasa ditemukan di kulit dan di dalam hidung.

Benjolan terbentuk saat nanah terkumpul di bawah kulit.

Baca juga: Ruam Demam Anemia Gejala Penyakit Infeksi Cacing Tambang, Tanda Lainnya?

Bisul terkadang berkembang di area kulit yang telah rusak oleh luka kecil atau gigitan serangga, sehingga membuat bakteri mudah masuk.

Seseorang dengan kondisi berikut berpotensi terkena bisul:

Kontak dekat dengan orang yang memiliki infeksi bisul
Diabetes
Kondisi kulit lainnya, seperti jerawat dan eksim
Kekebalan tubuh rendah.

Baca juga: Berbeda dari Asam Urat, Kenali 5 Gejala Penyakit Rematik, Radang Sendi Kronis

Gejala

Gejala bisul awalnya berupa benjolan keras, merah, dan berisi nanah yang menyakitkan, biasanya berukuran kurang dari satu inci.

Selama beberapa hari berikutnya, benjolan menjadi lebih lunak, lebih besar, dan lebih menyakitkan.

Dengan cepat kantong nanah terbentuk di bagian atas bisul.

Tanda dan gejala infeksi yang lebih lanjut adalah:

Kulit merah, nyeri, dan bengkak di sekitar bisul
Lebih banyak bisul muncul di sekitar yang asli
Demam
Pembengkakan kelenjar getah bening di dekat bisul

Baca juga: Apa Saja Gejala Penyakit Anemia Sel Sabit? Komplikasinya Bisa Stroke, Hipertensi Paru dan Lainnya

Bisul kulit yang aktif menular melalui kontak kulit ke kulit atau dengan berbagi benda.

Oleh karena itu, bisul harus ditutup dengan perban untuk mencegah penyebaran infeksi ke orang lain.

Diagnosis

Dokter dapat mendiagnosis bisul hanya dengan melihatnya.

Sampel nanah dapat dicek lewat laboratorium untuk pengujian jika pasien memiliki infeksi berulang atau infeksi yang tidak merespons pengobatan standar.

Baca juga: Sakit Kepala Salah Satu Gejala Penyakit Cacar Air, Virusnya Menyebar Melalui Air Liur, Batuk

Meskipun dapat hilang dengan sendirinya, segera cari bantuan medis jka mengalami gejala berikut:

Mengalami bisul dan mulai demam
Kulit di sekitar bisul berubah menjadi merah atau muncul garis-garis merah
Rasa sakit menjadi parah
Bisul tidak mengalir
Bisul kedua muncul
Mengidap murmur jantung, diabetes, masalah dengan sistem kekebalan, atau sedang minum obat yang menekan sistem kekebalan tubuh seperti kortikosteroid atau kemoterapi untuk kanker

Perawatan

Baca juga: Sakit Punggung Parah Bisa Jadi Gejala Penyakit TB Tulang Belakang, Gejala Lainnya?

Kendati bisa hilang dengan sendirinya, seorang dokter dapat memeriksa apakah memerlukan perawatan.

Pengobatan yang umum mengatasi bisul adalah:

Prosedur kecil untuk mengeringkan bisul untuk menghilangkan nanah

Antibiotik

Adapun cara rumahan untuk mengatasi gejala bisul antara lain:

Kompres hangat ke daerah yang terkena beberapa kali sehari, selama sekitar 10 menit setiap kali
Jangan pernah meremas atau menusuk bisul sendiri
Mencegah kontaminasi dengan cuci tangan, cuci pakaian, handuk atau kompres yang telah menyentuh area yang terinfeksi

Komplikasi

Baca juga: Kuku Rapuh Gejala Penyakit Jamur Kuku, Bila Diabetes Maka Jamur Kuku Sebabkan Resiko Lebih Besar

Komplikasi pada bisul jarang terjadi. Namun, bakteri dari bisul atau bisul dapat memasuki aliran darah dan mengalir ke bagian lain dari tubuh.

Infeksi yang menyebar, umumnya dikenal sebagai keracunan darah (sepsis), dapat menyebabkan infeksi jauh di dalam tubuh, seperti jantung (endokarditis) dan tulang (osteomielitis).

Pencegahan

Cegah bisul dengan mengikuti prosedur ini:

Cucilah pakaian, tempat tidur, dan handuk anggota keluarga yang terinfeksi bisul dengan hati-hati
Membersihkan dan mengobati luka kulit ringan
Praktek kebersihan pribadi yang baik
Menjaga kesehatan diri

Berita lain terkait gejala penyakit

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Sumber: Kompas.com
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved