Kamis, 21 Mei 2026

Timor Leste

Kamboja - Timor Leste Akan Memulai Kembali Kerjasama Perdagangan

Menlu Kamboja Prak Sokhonn dan rekannya dari Timor Leste Adaljiza Magno setuju melanjutkan kegiatan perdagangan.

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
PHNOMPENHPOST.COM
Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Prak Sokhonn dan timpalannya dari Timor Leste Adaljiza Magno setuju untuk melanjutkan kegiatan perdagangan dan mempercepat kesepakatan yang tertunda di sektor lain. 

Pertemuan pertama bertujuan untuk mempersiapkan kunjungan misi terkait dengan masalah keamanan politik; pertemuan kedua dilakukan secara virtual untuk membahas pilar sosial budaya dan pertemuan ketiga juga dilakukan secara virtual tentang urusan ekonomi.

Impian Timor Leste menjadi anggota ASEAN dimulai pada tahun 1975 ketika negara itu memproklamasikan kemerdekaannya, tetapi belum tercapai.

Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) adalah kelompok regional yang mempromosikan kerja sama ekonomi, politik, dan keamanan di antara sepuluh anggotanya: Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Association of Southeast Asian Nations atau ASEAN didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand, dengan ditandatanganinya Deklarasi ASEAN (Bangkok Declaration) oleh para Founding Fathers ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.

Pererat hubungan diplomatik

Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Timor Leste Adaljiza Magno selaku Ketua Delegasi yang terdiri dari Wakil Menteri Solidaritas Sosial, Signi Chandrawati Verdial, dan Wakil Menteri Perdagangan dan Industri, Domingos Lopes Antunes akan melakukan kunjungan resmi ke Kerajaan Kamboja.

“Menteri Magno dan delegasi akan melakukan kunjungan resmi pertama mereka ke Kerajaan dengan tujuan untuk memperkuat hubungan diplomatik dan kerja sama bilateral antara kedua negara,” ungkap siaran pers yang disampaikan MNEC kepada Tatoli, Selasa 25 Januari 2022.

Kunjungan tersebut, menurut siaran pers, juga akan mencakup pertemuan antara Kepala Delegasi dan mitranya, Wakil Perdana Menteri, Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Kerajaan Kamboja, PRAK Sokhonn untuk membahas secara mendalam bagaimana Timor Leste dan Kerajaan Kamboja dapat berkolaborasi dengan baik dalam mengadvokasi aksesi Timor Leste ke ASEAN.

Tahun ini menandai tahun ke-11 tawaran aksesi Timor Leste ke ASEAN. Sementara Timor Leste sedang bersiap untuk menjadi tuan rumah Misi Pencarian Fakta Fisik dari ASEAN tentang Pilar Ekonomi dan Pilar Sosial Budaya, Timor Leste juga berharap akan ada garis waktu yang jelas untuk aksesi selama Kepemimpinan Kerajaan Kamboja.

Kunjungan resmi tersebut juga merupakan kesempatan kedua belah pihak untuk membahas lebih lanjut penguatan hubungan bilateral yang ada dan juga mencari peluang kerja sama potensial di sektor strategis lainnya di masa mendatang.

Delegasi Timor Leste berangkat dari Díli ke Phnom Penh pada 25 Januari 2022 dan akan kembali pada 30 Januari 2022.

Sumber: phnompenhpost.com

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved