Berita NTT

Vatikan Kagum Dengan Pancasila Indonesia

Indonesia tempat dengan keberadaan berbagai suku, ras dan agama yang membuat kagum dan dipuji Vatikan

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Pater Markus Solo K. SVD selaku Staf Kepausan untuk Dialog Antar Umat Beragama. Jumat 28 Januari 2022. 

Laporan Kontributor POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG-- Indonesia tempat dengan keberadaan berbagai suku, ras dan agama yang membuat kagum dan dipuji Vatikan sebagai negara besar yang dapat memelihara keberagaman. Vatikan bahkan akrab dengan Pancasila sebagai idelogi Indonesia dalam dasar menjaga kemajemukan.

Pater Markus Solo K. SVD selaku Staf Kepausan untuk Dialog Antar Umat Beragama juga Wakil Ketua Yayasan Nostra Aetate menuturkan hal ini Jumat sore, 28 Januari 2022 via virtual.

Markus bercerita banyak tentang pandangan Vatikan soal Indonesia dalam dialog interaktif online kerja sama IRRIKA, DPD Vox Point NTT dan Victory News itu tentang Mengenal Vatikan Lebih Dekat.

"Bahkan di Vatikan akrab dengan Pancasila, seringkali itu disebutkan," timpalnya lagi.

Baca juga: Pertama dalam Sejarah, Paus Fransiskus Angkat Perempuan Jadi Sekjen Kegubernuran Vatikan

Vatikan mempunyai pemahaman positif tentang Indonesia, kata dia, terlebih mengenai masyarakat yang bisa hidup berdampingan dan hidup damai terlebih dari berbagai latar belakang agama berbeda-beda.

"Mereka mengenal Indonesia dengan keragaman dan majemuk. Istilah Pancasila adalah istilah yang sangat mereka tahu," ulangnya.

Tidak hanya Vatikan, masyarakat Italia juga serupa dalam hal pandangan mereka mengenai Indonesia dan idelogi yang dianut Indonesia.

Menurutnya, Vatikan sangat mendukung dan mengakui kemerdekaan Indonesia yang harmonis itu. Rasa hormat Vatikan terhadap Indonesia juga tampak dalam hubungan diplomatik yang tidak putus terjalin.

Baca juga: Uskup Agung Timor Leste Minta Para Imam Hormati Putusan Vatikan, Kasus Pelecehan Richard Daschbach

"Dan Indonesia diharapkan Vatikan mendapat panggung dunia dimana Indonesia dapat membawa pluralitas tentang keragaman dan kemajemukan," ujarnya.

Pengalamannya selama ia bertugas di sana adalah dua kali ia bersama petinggi Vatikan datang ke Indonesia. Secara general, sebut dia, Vatikan memiliki pandangan positif atas Indonesia baik dalam kunjungan yang dilakukan.

"Sehingga itu kiranya dapat menjadi motivasi bagi kita untuk selalu lebih harmonis," ungkap dia.

Ia berharap para misionaris maupun diaspora yang berada di Vatikan juga dapat memperkenalkan Indonesia ke masyarakat Roma dan Vatikan.

"Ada yang studi lama di sini tetapi belum sampai ke Vatikan tapi untuk yang berada di sini atau di Italia dapat membuka diri untuk dekat dengan Vatikan, mendampingi kelompok peziarah, menjaga nilai-nilai luhur kita," kata dia. (*)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved