Selasa, 28 April 2026

Berita Lembata

Pemerintah Targetkan 16 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Untuk Anak

Pemerintah Kabupaten Lembata sudah mulai menggelar vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RICKO WAWO
Pemerintah Kabupaten Lembata sudah mulai menggelar vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-12 tahun. Acara launching vaksinasi anak dilakukan serentak di SDI Waikomo, SDN Wangatoa dan SD Don Bosko di Kota Lewoleba pada 21 Januari 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Pemerintah Kabupaten Lembata sudah mulai menggelar vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun. Acara launching vaksinasi anak dilakukan serentak di SDI Waikomo, SDN Wangatoa dan SD Don Bosko di Kota Lewoleba pada 21 Januari 2021. 

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata Gabriel Warat menerangkan tercatat hampir 600 anak yang sudah divaksin pada hari perdana launching. Pemerintah memberi target 16 ribu anak di Lembata bisa divaksin. Kegiatan vaksinasi sendiri dilakukan langsung di sekolah-sekolah. 

Menurut dia, Kabupaten Lembata memang mendapat rekomendasi dari pemerintah pusat untuk pelaksanaan vaksinasi anak karena vaksin dosis pertama untuk orang dewasa di atas 70 persen dan dosis pertama untuk lansia di atas 60 persen. 

"Karena lansia sudah di atas 60 persen maka sekarang kita lanjut vaksin untuk anak," ujar Gabriel, di Lewoleba, Jumat, 28 Februari 2022.

Baca juga: Pemda Kabupaten Lembata Genjot Vaksinasi Dosis II

Yuliana Mesa Doni, Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata menjelaskan, pada pelaksanaan vaksinasi di SDI Lamahora Kamis kemarin, ditargetkan sebanyak 502 anak dapat divaksin.

Hanya saja, ia tak dapat menjamin semuanya dapat divaksin dalam sehari. Selain karena jumlahnya yang banyak, juga tergantung jaringan internet. Sebab, semua data peserta vaksinasi harus langsung diinput secara online.

Dikatakannya, sebelum divaksin, para siswa terlebih dahulu di-screening. Karena itu, dari total 502 siswa itu, ada yang tak dapat divaksin karena alasan kesehatan.

Baca juga: Bupati Thomas Ola Komitmen Dukung Pendidikan Karakter di Sekolah Perkatolikan Kabupaten Lembata

"Target ini hari 502 siswa. Sebentar baru lihat kemungkinan kalau bisa hanya satu hari maka satu hari, tergantung jaringan juga karena harus input data online," kata Yuliana. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved