Berita Lembata
Bupati Thomas Ola Komitmen Dukung Pendidikan Karakter di Sekolah Perkatolikan Kabupaten Lembata
Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday, berkomitmen mendukung terselenggaranya pendidikan karakter di seluruh sekolah Perkatolikan
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo
POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA- Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday, berkomitmen mendukung terselenggaranya pendidikan karakter di seluruh sekolah Perkatolikan di Kabupaten Lembata.
Hal ini diungkapkannya dalam sambutan pada acara Sarasehan Pendidikan dengan tema 'Peran Pendidikan Katolik Dalam Peningkatan Mutu Sumber Daya Manusia Unggul ', di Aula Fraternitas, Jumat, 7 Januari 2022.
Thomas menggagaskan idenya tersebut dilatari oleh peran dan jasa misionaris Katolik pada masa lampau yang mampu mendirikan dan menghidupkan persekolahan Katolik hingga kini, serta telah mendidik banyak orang muda Katolik di Kabupaten Lembata dengan pendekatan yang sangat disiplin.
Di hadapan seluruh perwakilan dari sekolah-sekolah Katolik di Kabupaten Lembata, dirinya mendorong agar sekolah-sekolah Katolik yang sedang eksis di Lembata dapat mencontohi pola pendidikan karakter yang telah diwariskan oleh para misionaris.
Salah satu buah nilai karakter yang menjadi titik penekanan Thomas ialah nilai kejujuran. Menurutnya pendidikan karakter harus didasarkan pada nilai kejujuran.
Baca juga: Kepala SMPK St. Yoseph Naikoten: Pembelajaran Online Tak Maksimal Menerapkan Pendidikan Karakter
Terangnya, nilai kejujuran menjadi fundamental bagi sekolah-sekolah Katolik saat ini, sebab dapat melahirkan peserta didik yang berkualitas.
Karena itu, hal ini menjadi ingatan dan awasan untuk seluruh persekolahan Katolik di Lembata, agar tidak mengabaikan pola pendidikan dengan hati.
"Saya mengharapkan bahwa para peserta Sarasehan yang terdiri atas kepala sekolah dan guru-guru Katolik tidak melupakan pola pendampingan yang tidak hanya menekankan pencapaian nilai rapor dan kepintaran, tetapi juga nilai-nilai kemanusiaan," kata Bupati Thomas dalam keterangan tertulis, Jumat, 7 Januari 2022.
Saat ini, nilai kejujuran memang menjadi yang pertama dan utama terbentuknya manusia dengan sumber daya manusia yang unggul.
Menurutnya tugas sekolah harus bisa menciptakan peserta didik menjadi ilmuwan, menjadi seniman, dan manusia beriman.
Untuk mencapai nilai-nilai pendidikan karakter, lanjut Thomas, menjadi seluruh tanggung jawab seluruh pihak. Ia mendorong Keuskupan Larantuka untuk mulai memikirkan pendirian satu Universitas Katolik di Kabupaten Lembata.
Gagasan ini juga didukung oleh ketua DPRD Kabupaten Lembata, Petrus Gero. Ia mengharapkan Universitas Katolik hadir di Kabupaten Lembata.
Dasarnya ialah pada pola pembinaan yang ia rasakan di bawah asuhan para misionaris. Menurutnya, dengan pendidikan Katolik dapat membantu anak-anak di Lembata mendapat pola pendidikan yang disiplin.
Ia menjelaskan bahwa pendidikan sekarang mesti berorientasi pada pendidikan yang holistik. Artinya, bukan hanya nilai atau angka rapor tinggi yang ingin dicapai, melainkan nilai-nilai peradaban yang bisa membawa setiap orang pada kesuksesan.
"Nilai-nilai adab yang saya maksudkan kejujuran, saling membantu, saling menolong, saling peka terhadap yang lain," tutup Petrus Gero. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bupati-thomas-ola-komitmen-dukung-pendidikan-karakter-di-sekolah-perkatolikan-kabupaten-lembata.jpg)