Berita Nasional
Ahok Tak Beri Respon Walau Berpeluang Jadi Kepala Otorita IKN Nusantara Pasca Sosok Ini Mundur
Gonjang ganjing tentang pemindahan Ibu Kota Baru Indonesia dari Jakarta ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kini semakin tak terbendung.
Oleh karena itu, maka Ahok tinggal memiliki satu pesaing kuat lainnya, yakni Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat yang juga seorang arsitek.
Kepada awak media, Risma melontarkan pernyataan halus sebagai isyarat tak mau memangku jabatan tersebut.
Pasalnya, Risma merasa diri kurang mumpuni, apalagi banyak kandidat lain yang berlatar belakang arsitek.
"Banyak, banyak kepala daerah yang (berlatar) arsitek," ujar Risma usai menanam Mangrove di di Pantai Telaga Waja, Badung, Minggu 23 Januari 2022.
"Bukan hanya aku aja. Jadi, gak bisa ngomong aku," imbuhnya.
Tri Rismaharini memenuhi syarat untuk mimpin Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur, sebab dia juga lulusan arsitek dari ITS tahun 1987.
Baca juga: Jokowi Calonkan Ahok Kepala Otorita IKN Nusantara, Ngabalin: Ahlan wa Sahlan Tholaal Badru Alayna
Wanita berusia 60 tahun itu kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjana Manajemen Pembangunan Kota di ITS dan lulus 2002.
Berarti secara keilmuan, Tri Rismaharini yang paling memenuhi syarat mimpin Ibu Kota Nusantara, dibanding empat kandidat lain.
Saat ditanya kesiapan dirinya bila ditunjuk untuk posisi tersebut, Risma mengaitkannya dengan peran Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Ibu tahu saya. Saya harus melapor ke Ibu. Karena Ibu tahu siapa saya. Apakah saya tepat di situ atau tidak," jawabnya.
Awak media kembali mendesak Risma, apakah siap untuk ditunjuk.
"Bukan soal siap. Orang saya nggak tahu kok," kata Risma sambil tertawa.
Ia pun mengakhiri sesi tanya dengan wartawan dan mengajak kader PDIP yang sudah menantinya untuk foto bersama.
Benarkan tugas Kepala Otorita itu akan diberikan kepada Ahok yang kini secara gemilang berhasil membawa Pertamina ke posisi terbaik untuk negeri ini?
Sampai saat ini belum ada jawaban pasti. Namun ditilik dari pelbagai hal, jabatan Kepala Otorita IKN Nusantara itu sesungguhnya bukan untuk gagah-gagahan.