Berita Kupang
Periode Oktober 2021 Hingga Maret 2022, TJPS di Kabupaten Kupang 675 Hektar
Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) di Kabupaten Kupang memanfaatkan 675 hektar pada periode tanam bulan Oktober 2021 hingga Maret 2022
Laporan Kontributor POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG- Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) di Kabupaten Kupang memanfaatkan 675 hektar pada periode tanam bulan Oktober 2021 hingga Maret 2022.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang, Amin Juariah melaporkan itu ketika kunjungan kerja Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat ke wilayah itu, Jumat 21 Januari 2022 di Kecamatan Takari.
Untuk Kecamatan Takari alokasi keseluruhan sebanyak 250 hektar, dan khusus Desa Benu sebanyak 17 hektar. Musim tanam kali ini diyakini mampu membawa kemakmuran untuk pembangunan pertanian di Kabupaten Kupang.
Kredit Mikro Merdeka yang diinisiasi Bank NTT, Amin Juariah memastikan akan dilakukan sosialisasi dan pinjaman ini diarahkan pada tanaman jagung.
Baca juga: Dukung Program TJPS, Elvis Angliwarman Ajak Kaum Milenial Jadi Petani Modern
"Namun banyak juga petani yang mengajukan untuk tanaman padi. Bank NTT pun siap untuk itu," sebut dia.
Bupati Kupang Korinus Masneno juga memastikan bahwa program TJPS ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Dibutuhkan motivasi dari pemprov untuk bersama bangun Kabupaten Kupang.
Korinus Masneno mengajak masyarakatnya untuk melakukan pinjaman ke bank NTT sebab bunganya 0%, ini menarik dan sangat membantu petani pastinya.
Bupati Korinus Masneno menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan segala perhatian Gubernur NTT untuk kemajuan pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan pariwisata di Kabupaten Kupang.
"Meski banyak kekurangan yang belum dapat kami sempurnakan, namun kami tidak memiliki ketakutan untuk bangun kabupaten Kupang menjadi lebih sejahtera, kami selalu butuh kolaborasi dan motivasi dari Gubernur untuk berkembang lebih baik," kata Korinus Masneno.
Baca juga: Bupati Hery, Dirut dan Direktur Kredit Bank NTT Tanam Jagung Perdana Program TJPS di Wongka
Gubernur Viktor Laiskodat, memberi dorongan kepada kepada Kepala Sekolah sehingga pada bulan Mei bisa meraup keuntungan 1,8 miliar dengan menanam jagung memanfaatkan lahan seluas 100 hektar, dengan hasil 60 ton/hektar x 100 = 600 ton dikali Rp.3000 menjadi 1,8 M.
"Lahannya disiapkan Bupati Kupang di belakang kantor Bupati, agar bisa dikerjakan siswa. SMK adalah sekolah mandiri, belajar kerja mandiri. Tidak usah lulusan SMK mau menjadi pegawai kontrak 2 yang pendapatannya tidak seberapa," kata Viktor Laiskodat saat meresmikan gedung praktek SMKN 1 Kabupaten Kupang.
Menghindari belenggu renteiner, Pemprov NTT bersama OJK Prov NTT dan Bank NTT mendesain suatu skema pembiayaan Mikro Merdeka, sehingga memudahkan para pelaku ekonomi dalam memperoleh permodalan lebih mudah, murah dan cepat.
Untuk total penyaluran kredit mikro merdeka pada Bank NTT Kantor Cabang Oelamasi sebesar Rp.383.000.000. Penyaluran ditandai penyerahan simbolis Bupati ke pelaku ekonomi, juga penyerahan simbolis tabungan simpanan pelajar (SIMPEL) Bank NTT kepada perwakilan pelajar SMKN I Kabupaten Kupang.
Gubernur Viktor Laiskodat bersama rombongan melanjutkan agenda dengan menanam jagung dalam program TJPS. (*)