Breaking News
Minggu, 26 April 2026

32 Pekerja PLTU Timor Panaf Terpapar Covid, Pemkab Kupang Minta Tutup Sementara

Covid-19 yang menjangkit puluhan pekerja itu diketahui setelah salah seorang pekerja PT Waltes melakukan pemeriksaan ke Puskesmas Batakte.

Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM
Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pekerja PT Waltes - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Timor I Panaf di Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpapar Covid-19.

"Ada 32 orang pekerja yang saat ini dinyatakan positif Covid-19," sebut Camat Kupang Barat Yusak Ullin ketika dikonfirmasi di di Kupang, Senin 17 Januari 2022.

Para pekerja itu terpapar virus Corona setelah sebelumnya merupakan pelaku perjalanan dan melakukan kontak erat dengan seorang pekerja yang sebelumnya terpapar Covid-19 ,

Yusak Ullin mengatakan, kasus Covid-19 yang menjangkit puluhan pekerja itu diketahui setelah salah seorang pekerja PT Waltes melakukan pemeriksaan ke Puskesmas Batakte karena sakit.

Baca juga: Komisi III DPR RI Bongkar Borok Jaksa, Beny Harman Minta Jaksa Agung Copot Kajati NTT

Berdasarkan hasil pemeriksaan pekerja tersebut, dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Ia mengatakan setelah dilakukan penelusuran kontak erat dan pemeriksaan sample swab secara masal diketahui ada 32 orang pekerja pada PT Waltes - PLTU Timor I Panaf yang terinfeksi Corona.

"Hasil pemeriksaan swab semua pekerja dalam satu barak dan sempat kontak erat dengan pasien pertama yang positif Covid-19 semuanya terpapar virus Covid-19," ujarnya.

Menurut Yusak Ullin, Pemerintah Kecamatan Kupang Barat telah melaporkan kondisi tersebut Kepala Bupati Kupang Korinus Masneno dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kupang.

Baca juga: Dicopot dari Jabatan, Oknum Jaksa KM Jalani Pemeriksaan di Kejagung

"Tim gugus tugas penanganan Covid-19 dari Kabupaten Kupang sudah turun ke lokasi untuk melakukan upaya pengendalian penyebaran Covid-19," katanya.

Ia menambahkan 32 pasien Covid-19 itu sudah dipisahkan dengan pekerja lainnya sebelum menjalani isolasi terpusat di salah satu bangunan milik pemerintah yang dalam keadaan kosong di Bolok.

Yusak Ullin mengatakan 32 pekerja itu baru tiba dari Surabaya untuk menjadi pekerja di daerah itu.

"Para pekerja itu baru tiba di Kupang untuk menjadi pekerja di PT Waltes," ujarnya.

Yusak Ullin mengatakan, Pemerintah Kecamatan Kupang Barat bersama pihak TNI/Polri dan petugas kesehatan dari Puskesmas Batakte masih terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan para pekerja yang telah terpapar Covid-19.

Baca juga: Theresia Kerasukan di TKP Penemuan Mayat Astri Lael, Sebut Korban Disiksa di Monumen Pancasila

Pemerintah Kabupaten Kupang telah meminta managemen PLTU I Panaf Timor untuk menutup sementara aktivitas keluar masuk bagi semua pekerja setelah 32 orang di perusahan itu terpapar Covid-19.

"Pemerintah Kabupaten Kupang telah meminta pihak perusahaan untuk menutup sementara akses keluar masuk bagi semua pekerja bangunan di perusahaan itu guna menghindari penularan Covid-19," kata Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe di Kupang, Rabu 19 Januari 2022.

Sesuai hasil koordinasi dengan pihak perusahaan, katanya, para pekerja yang terkonfirmasi Covid-19 agar menempati tempat isolasi terpusat yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Kupang.

Baca juga: Tiba di Waingapu, Danrem 161 Wirasakti Kupang Dijemput Bupati dan Forkopimda Sumba Timur

Pemerintah Kabupaten Kupang menyiapkan Kantor Penyuluh Pertanian di Kecamatan Kupang Barat sebagai tempat karantina terpusat bagi pekerja yang terkonfirmasi Covid-19.

Wabup Jerry Manafe mengatakan karantina terpusat dilakukan karena jumlah pekerja yang terpapar virus corona cukup banyak sehingga mengantisipasi penularan yang lebih luas.

"Tim medis akan terus melakukan pemantauan terhadap para pasien selama melakukan karantina terpusat hingga dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona," kata Wabup Jerry Manafe.

Ia mengaku heran puluhan pekerja yang baru datang dari Pulau Jawa itu terpapar Covid-19.

Baca juga: Pemerintah Tetapkan Minyak Goreng Satu Harga Rp 14.000/Liter

"Kami menjadi heran puluhan pekerja itu bisa terpapar Covid-19 dengan begitu cepat, seharusnya saat datang ke NTT melakukan 'swab' (tes usap) terlebih dahulu, apabila dinyatakan positif dilarang melakukan perjalanan dengan pesawat udara tetapi bisa lolos sehingga Kabupaten Kupang yang sudah landai kasus Covid-19 menjadi meningkat lagi," katanya.

Pihaknya telah meminta gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kecamatan Kupang Barat dan unsur TNI/Polri untuk melakukan pengawasan ketat di lokasi perusahaan sehingga tidak terjadi peningkatan kasus Covid-19 dari klaster perusahan itu.

Terpisah, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Kupang, Martha Para Ede mengatakan, Dinas Kesehatan mengkonfirmasi tersisa 2 pasien Covid-19 masih dalam perawatan.

Baca juga: Ini Penjelasan Bapak Lurah Liliba Mengenai Rencana Pembangunan Jembatan Kembar Liliba

"Ada dua orang pasien Covid-19 di Kabupaten Kupang yang masih dalam perawatan medis," kata Martha Para Ede ketika dihubungi di Kupang, Senin 17 Januari 2022.

Martha Para Ede menyebutkan dua pasien Covid-19 yang masih dalam perawatan itu berasal dari dua kecamatan yaitu Kecamatan Kupang Tengah dan Kupang Barat.

Menurut dia, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang berasal dari Kupang Tengah sudah enam hari menjalani perawatan isolasi mandiri di rumah.

Baca juga: Tak Malu, Mantan Istri Stefan, Celine Evangelista Ngaku Hilang Keperawanan Saat Usia Masih Belasan

Sementara pasien Covid-19 dari Kecamatan Kupang Barat baru tiga hari menjalani perawatan.

"Dua pasien itu memilih melakukan perawatan isolasi mandiri karena terpapar virus corona dengan gejala ringan," kata Martha Para Ede.

Ia menambahkan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kupang hingga saat ini sudah mencapai 2.835 orang terdiri dari pasien yang telah dinyatakan sembuh dari paparan virus corona mencapai 2.758 orang sejak daerah itu dilanda pandemi Covid-19 pada 2020 lalu.

Baca juga: Mobil Murah! Banyak Varian Toyota Rush Bekas Harganya Dibawah Rp 100 Juta, Terendah Rp 80 Juta

Sementara itu pasien Covid-19 yang meninggal dunia karena terinfeksi virus corona di Kabupaten Kupang hingga saat ini 75 orang.

"Sejak Agustus 2021 hingga saat ini tidak ada penambahan kasus meninggal dunia karena Covid-19 di Kabupaten Kupang," kata Martha Para Ede. (ant)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved