Senin, 13 April 2026

Berita Malaka

Tokoh Agama di Malaka Usul ke Pemda Hadirkan Peralatan Kir Kendaraan 

Tokoh Agama (toga) di Malaka mengusulkan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Malaka agar perlu diha

Penulis: Edy Hayong | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/EDI HAYONG.
Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H,MH saat menyerahkan piagam penghargaan kepada Deken Malaka, Romo Mundus Sako, Pr di Betun, 13 Januari 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM, BETUN - Tokoh Agama (toga) di Malaka mengusulkan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Malaka agar perlu dihadirkan peralatan kir kendaraan di Malaka.

Pasalnya, selama ini warga pemilik kendaraan kesulitan melakukan kir kendaraan karena harus ke Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Hadirnya Kir kendaraan di Malaka tentu selain mendekatkan pelayanan kepada warga, juga membantu peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Hal ini disampaikan Toda di Malaka, Romo Raimundus Sako, Pr yang juga Deken Malaka saat acara penyerahan piagam penghargaan dari Bapenda NTT  di Betun, Rabu 13 Januari 2022 lalu.

Romo Mundus menyampaikan bahwa warga di Malaka sesungguhnya sangat merindukan adanya peralatan kir kendaraan di daerah yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste ini.

Baca juga: Juli 2022 Digelar Pilkades Serentak, Pemberdayaan Masyarakat Desa Malaka Bangun Koordinasi

Romo Mundus mencontohkan, selaku pemilik kendaraan dirinya memang bukan tidak mau melakukan kir kendaraan, tetapi kesulitan dalam hal jarak ke TTS.

"Saya punya mobil sudah mau 2 tahun belum kir karena bukan saya tidak mau. Ini karena jarak cukup jauh harus ke Soe. Makanya saya usulkan kalau boleh Pemda Malaka adakan peralatan kir kendaraan sendiri di Malaka," usul Romo Mundus.

Ini maksudnya, lanjut Romo Mundus, agar membantu warga pemilik kendaraan menghemat waktu dan biaya. Apalagi dalam situasi pandemi covid-19 seperti ini tentu kehadiran peralatan kir di Malaka lebih membantu warga.

"Saya kira ini juga memberi kontribusi buat daerah ini dalam hal peningkatan PAD," katanya.

Baca juga: APBD 2022, Pemda Malaka Siap Eksekusi Anggaran Rp 837 Miliar

Dirinya juga mengusulkan kalau boleh Pemda Malaka membantu memfasilitasi pembangunan  kantor UPT Penda Malaka  supaya tidak lagi menyewa rumah orang.

"Kalau kita bayar  pajak kendaraan bermotor (PKB) di tempat yang luas kan bagus. Ini kita bayar PKB di kantor yang masih sewa di rumah orang. Saya kira ini usulan semoga diperhatikan Pemda," ujar Romo Mundus.

Sebelumnya  diberitakan, Badan Pendapatan dan Aset Daerah (Bapenda) NTT mengapresiasi buat pemerintah dan elemen juga institusi terkait lainnya di Malaka dalam upaya mendukung program peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) NTT.

Bentuk apresiasi ini ditunjukan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada organisasi atau lembaga dan masyarakat sadar dan taat PKB untuk wilayah Malaka.

Wujud nyata dukungan bersama ini, menempatkan Malaka sebagai kabupaten kedua di NTT memberi kontribusi penerimaan PAD tertinggi setelah Kota Kupang.

Sekretaris Bapenda NTT,  Yoseph Florianus Napan dalam arahannya saat penyerahan piagam penghargaan di Betun, Rabu 13 Januari 2022 menyampaikan terima kasih berlimpah kepada Bupati, wakil bupati dan Ketua DPRD Malaka juga elemen terkait yang turut andil mendukung program peningkatan PAD NTT.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved