Breaking News:

Berita Kota Kupang

Suka Duka Sopir Tangki Air: Musim Hujan Orderan Tangki Air di Kota Kupang Berkurang

Beda jauh, kalau musim panas bisa sampai tengah malam kita antar air, sekarang hanya 4 sampai 5 tangki kadang juga kosong," ungkap pria yang ke

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/RYAN TAPEHEN
Sopir lain Adi Djami juga mengaku pendapatan mereka berkurang di musim hujan ini. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Jumlah permintaan air oleh masyarakat kota kupang dalam musim penghujan ini berkurang sangat drastis.

Benyamin Neolaka salah satu sopir tangki air Kepada PosKupang.com, Jumat 14 2022 mengaku hanya mendapat orderan sehari cuma 4 sampai 5 tangki saja bahkan bisa korong orderan sama sekali

Hal itu sangat berbanding terbalik ketika musim kemarau. Dirinya bisa menerima orderan hingga 15 tangki sehari bahkan ada pelanggan yang masuk dalam daftar antrean sehingga baru bisa dilayani keesokan harinya.

"beda jauh, kalau musim panas bisa sampai tengah malam kita antar air, sekarang hanya 4 sampai 5 tangki kadang juga kosong," ungkap pria yang kerap disapa Bento.

Baca juga: Harga Beras di Pasar Oeba Kota Kupang Naik Rp 1.000 per Kilogram, Ini Data Harga Beras Terbaru

bila tidak ada orderan dia hanya duduk di pangkalan air sambil berceritera dengan teman-teman sopir yang lain sambil menunggu orderan dari pelanggan.

Sopir lain Adi Djami juga mengaku pendapatan mereka berkurang di musim hujan ini.

Selain karena efek cuaca hal lain yang mempengaruhi pendapatan mereka karrna banyaknya tangki air yang kini beroperasi di Kota kupang.

Dia menetapkan harga 60 ribu rupiah untuk satu kali orderan jarak dekat dan harga 70 ribu rupiah untuk orderan jarak jauh seperti di wilayah Belo sampai Fatukoa.

Baca juga: Salah Satu Merek Beras Paling Laku di Pasar Oeba-Kota Kupang

"sekarang sudah banyak tangki jadi kita antar yang di dekat saja, kalau jarak jauh itu sesekali," ucap pria asal Sabu ini.

Pantauan Pos Kupang di beberapa lokasi pengisian air tampak legang. bahkan banyak sopir tangki air yang memarkirkan mobil mereka sambil berkumpul dengan teman-teman mereka.(cr9)

Sopir lain Adi Djami juga mengaku pendapatan mereka berkurang di musim hujan ini.
Sopir lain Adi Djami juga mengaku pendapatan mereka berkurang di musim hujan ini. (POS-KUPANG.COM/RYAN TAPEHEN)
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved